Breaking News

Sambas

Kasus Kecil Ngebut, Laporan Besar Mandek, Warga Sambas Kritik Kejari

badge-check

Kasus Kecil Ngebut, Laporan Besar Mandek, Warga Sambas Kritik Kejari Perbesar

Sambas, ZONA Kalbar.id — Kejaksaan Negeri Sambas memanfaatkan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025 untuk memaparkan capaian penanganan perkara tindak pidana korupsi. Di bawah kepemimpinan Kepala Kejari Sambas, Sulasman, institusi penegak hukum itu menegaskan komitmen memperkuat pemberantasan korupsi dan meningkatkan transparansi penegakan hukum di wilayahnya.

Namun, di balik seremoni dan rilis capaian tersebut, muncul nada sumbang dari warga. Sejumlah pelapor dugaan penyelewengan anggaran justru mengaku kecewa karena laporan yang mereka sampaikan belum menunjukkan perkembangan berarti.

Seorang warga Sambas yang pernah melaporkan dugaan penyelewengan APBD dan meminta identitasnya dirahasiakan menyatakan kekecewaannya, Jumat, 12 Desember 2025. Ia menilai peringatan Hari Antikorupsi semestinya menjadi momentum pembuktian keseriusan penegakan hukum, bukan sekadar etalase prestasi.

“Kami mengapresiasi ada kasus yang ditangani cepat. Kasus tawas di PDAM Tirta Muara Ulakan, misalnya, bisa dikejar dengan serius,” ujarnya. “Tapi laporan dugaan penyelewengan APBD yang kami sampaikan lebih dari tiga bulan lalu sampai sekarang tak ada kabar. Tidak ada penjelasan, tidak ada progres.” ungkapnya.

Menurut dia, situasi tersebut memunculkan kesan bahwa penanganan perkara belum sepenuhnya konsisten. Ia mempertanyakan mengapa laporan yang dinilai berdampak besar justru terkesan berjalan di tempat.

“Kalau Hari Antikorupsi dijadikan ajang menyampaikan keberhasilan, seharusnya juga ada kejelasan soal laporan masyarakat. Jangan sampai yang cepat hanya perkara kecil, sementara dugaan kasus besar yang melibatkan pihak-pihak berpengaruh justru seperti hilang arah,” katanya.

Ia menambahkan, warga tidak menuntut perlakuan istimewa, melainkan kepastian hukum yang setara. Menurutnya, publik ingin melihat kerja nyata Kejari Sambas tidak hanya di ruang konferensi pers, tetapi juga dalam proses penyelidikan dan penyidikan yang transparan.

“Kami tidak menuduh apa pun. Kami hanya ingin keadilan ditegakkan dengan ukuran yang sama. Kalau kasus kecil bisa diproses cepat, masa laporan yang lebih besar harus menunggu entah sampai kapan,” ujarnya.

Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di Sambas tahun ini pun meninggalkan dua wajah yang kontras, satu sisi menampilkan institusi penegak hukum dengan deretan capaian, sementara di sisi lain, masyarakat masih menunggu kepastian atas laporan yang mereka titipkan atas nama pemberantasan korupsi.

(Dw)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pemkab Sambas dan OJK Bekali Pelaku UMKM dengan Literasi Keuangan

22 Sep 2026 - 11:15 WIB

Pemkab Sambas dan OJK Bekali Pelaku UMKM dengan Literasi Keuangan

Bupati Satono Bahas Aset Daerah, BUMD, dan Reforma Agraria Bersama Komisi II DPR RI

17 Sep 2026 - 16:26 WIB

Bupati Satono Bahas Aset Daerah, BUMD, dan Reforma Agraria Bersama Komisi II DPR RI

Sekda Sambas Dorong Sinergi, Data CKG Harus Akurat

12 Sep 2026 - 14:47 WIB

Sekda Sambas Dorong Sinergi, Data CKG Harus Akurat

HKTI Sambas Desak Langkah Cepat Hadapi Ancaman El Nino

11 Sep 2026 - 14:48 WIB

HKTI Sambas Desak Langkah Cepat Hadapi Ancaman El Nino

Pohon Tak Ditebang, Cerucuk Dipasang, Ini Klarifikasi Proyek Rawa Tebas

31 Agu 2026 - 17:02 WIB

Pohon Tak Ditebang, Cerucuk Dipasang, Ini Klarifikasi Proyek Rawa Tebas
Trending di Sambas