SAMBAS, ZONA.Kalbar — Pemerintah Kabupaten Sambas bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Barat menggelar literasi dan edukasi keuangan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Senin, 21 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Utama Kantor Bupati Sambas itu diikuti ratusan pelaku UMKM. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Sambas H. Heroaldi Djuhardi Alwi yang mewakili Bupati Sambas dan Kepala Kantor Regional OJK Provinsi Kalimantan Barat Rochma Hidayati.
Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pimpinan perbankan di Sambas juga menghadiri kegiatan tersebut.
Heroaldi mengatakan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan menjadi salah satu aspek penting bagi keberlangsungan usaha UMKM. Menurut dia, pelaku usaha perlu membiasakan diri melakukan pencatatan keuangan secara teratur.
“Kita ingin UMKM di Sambas tidak hanya besar secara jumlah, tapi juga sehat secara finansial,” kata Heroaldi.
Ia menekankan pentingnya pencatatan arus kas, baik pemasukan maupun pengeluaran, serta perhitungan modal dan biaya produksi. Pengelolaan keuntungan, kata dia, juga perlu dilakukan secara sehat agar perkembangan usaha dapat terukur.
Menurut Heroaldi, administrasi keuangan yang tertib juga dapat membantu pelaku UMKM ketika membutuhkan akses pembiayaan dari lembaga perbankan.
Dalam kesempatan yang sama, Rochma Hidayati memberikan edukasi mengenai keamanan transaksi keuangan. Ia mengingatkan masyarakat, khususnya pelaku UMKM, agar berhati-hati terhadap berbagai bentuk kejahatan keuangan digital.
Ancaman tersebut antara lain pinjaman online ilegal dan investasi bodong yang dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat.
Edukasi keuangan ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola usaha sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap keamanan transaksi digital.
Pemkab Sambas menargetkan peningkatan kapasitas pengelolaan usaha tersebut dapat ikut memperkuat daya saing produk UMKM lokal sehingga mampu memperluas jangkauan pasar.
(ril)





