Sambas, ZONA Kalbar.id – Bupati Sambas H. Satono mengajak seluruh elemen masyarakat berpartisipasi menyukseskan Ekspedisi Merah Putih 2026 yang akan digelar pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, kawasan yang berbatasan langsung dengan Malaysia.
Kegiatan yang diinisiasi Rumah Jurnalis itu mengusung misi memperkuat semangat kebangsaan melalui pengibaran 1.000 Bendera Merah Putih di wilayah perbatasan. Aksi tersebut menjadi simbol kedaulatan negara, persatuan bangsa, dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Satono mengatakan, Ekspedisi Merah Putih tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan gerakan bersama untuk memperkuat nasionalisme di wilayah perbatasan yang menjadi beranda terdepan Indonesia.
“Ekspedisi ini bukan sekadar ekspedisi biasa. Ini adalah gerakan kebangsaan yang mengajak kita semua meneguhkan kecintaan kepada tanah air melalui pengibaran 1.000 Bendera Merah Putih di kawasan perbatasan Sambas, Indonesia-Malaysia,” kata Satono, Rabu (29/7/2026).
Ia mengajak berbagai unsur masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan tersebut, mulai dari komunitas otomotif, instansi pemerintah, pelaku usaha, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, hingga para relawan.
Menurut Satono, kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting agar Ekspedisi Merah Putih mampu menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkokoh persatuan nasional, sekaligus menegaskan kehadiran negara di kawasan perbatasan.
Selain memperkuat nilai-nilai kebangsaan, kegiatan itu juga diharapkan dapat memperkenalkan potensi Desa Temajuk sebagai kawasan strategis perbatasan sekaligus destinasi wisata yang menjadi wajah Indonesia di hadapan negara tetangga.
Melalui Ekspedisi Merah Putih 2026, pemerintah berharap semangat gotong royong, patriotisme, dan komitmen menjaga kedaulatan NKRI semakin mengakar di masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa kawasan perbatasan merupakan garda terdepan Indonesia.
(ril)





