SANGGAU, ZONA Kalbar — Pemerintah Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, berencana kembali menggelar seleksi terbuka atau open bidding untuk mengisi sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama pada 2027.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau Aswin Khatib mengatakan sedikitnya tiga jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) akan disiapkan untuk mengikuti seleksi terbuka. Rencana itu berkaitan dengan sejumlah pejabat yang memasuki masa pensiun.
Tiga jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda), Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sanggau.
Kepala Dinas Arpusda dijadwalkan pensiun pada 2026. Sementara Kepala BKPSDM dan Kepala Bapenda akan memasuki masa pensiun pada 2027.
“Untuk Kepala Dinas Arpusda yang pensiun tahun ini, kita angkat pelaksana tugas. Tahun depan kalau ada yang pensiun lagi, kita juga angkat pelaksana tugas terlebih dahulu,” kata Aswin, Jumat, 18 September 2026.
Menurut dia, Pemkab Sanggau akan mengalokasikan anggaran untuk melaksanakan seleksi terbuka terhadap tiga jabatan tersebut pada tahun depan.
Rencana itu muncul setelah Pemkab Sanggau sebelumnya menggelar open bidding untuk 13 jabatan eselon II. Hasil seleksi tersebut telah diumumkan dan nama-nama peserta yang masuk tiga besar telah disampaikan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Aswin mengatakan proses seleksi sebelumnya melibatkan panitia seleksi yang terdiri atas unsur pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Kementerian Dalam Negeri, serta perguruan tinggi.
Ia menegaskan penilaian peserta dilakukan oleh masing-masing anggota panitia seleksi. BKPSDM, kata dia, hanya bertugas menghimpun nilai yang telah diberikan panitia.
“Penilaiannya diserahkan kepada masing-masing anggota pansel. Tugas BKPSDM hanya merangkum nilai-nilai yang sudah diberikan,” ujar Aswin.
Ia mengatakan mekanisme seleksi terbuka tersebut dilakukan untuk memastikan pengisian jabatan berlangsung sesuai ketentuan kepegawaian.
Untuk tiga jabatan yang akan kosong akibat pensiun, Pemkab Sanggau memilih menyiapkan pelaksana tugas sebelum proses seleksi terbuka dilakukan.
Selain seleksi terbuka, Aswin menyebut Kalimantan Barat hingga kini belum menerapkan sistem manajemen talenta untuk pengisian jabatan secara luas. Sistem tersebut memungkinkan pengelolaan dan pemetaan pegawai berdasarkan kompetensi serta potensi yang dimiliki.
Pemkab Sanggau selanjutnya akan mempersiapkan tahapan administrasi dan penganggaran sebelum proses seleksi tiga jabatan tersebut dilaksanakan pada 2027.
(Butun)





