SAMBAS, ZONA Kalbar – Warga Desa Tempatan dan Desa Sebagun, Kecamatan Sebawi, Kabupaten Sambas, memilih membangun jalan desa secara swadaya di tengah kondisi infrastruktur yang masih menjadi kebutuhan masyarakat.
Dengan keterbatasan yang ada, warga bergotong royong mengerjakan jalan menggunakan semen dan material secara mandiri. Aktivitas pembangunan berlangsung di tengah kondisi jalan yang berlumpur.
Bupati Sambas Satono meninjau lokasi pembangunan tersebut pada Minggu, 27 September 2026. Dalam kunjungan itu, ia melihat langsung kondisi jalan sekaligus mendengarkan aspirasi warga mengenai kebutuhan infrastruktur di wilayah tersebut.
Satono mengatakan pembangunan yang dilakukan warga menunjukkan adanya inisiatif masyarakat untuk mengatasi persoalan akses jalan sebelum dukungan pemerintah tersedia.
“Pemerintah daerah tentu akan hadir memberikan dukungan. Insya Allah, saya berkomitmen untuk mengupayakan pembangunan jalan tersebut pada APBD 2027,” kata Satono.
Menurut dia, pembangunan infrastruktur tidak hanya bergantung pada pemerintah. Partisipasi masyarakat melalui gotong royong juga menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan kebutuhan dasar di tingkat desa.
Namun, swadaya warga tersebut tidak berarti pemerintah melepaskan tanggung jawab terhadap pembangunan infrastruktur. Pemerintah daerah, kata Satono, akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat melalui perencanaan dan penganggaran daerah.
Komitmen untuk mengusulkan pembangunan pada APBD 2027 diharapkan dapat melanjutkan pekerjaan yang telah dimulai masyarakat secara mandiri.
Bagi warga Desa Tempatan dan Desa Sebagun, pembangunan secara swadaya menjadi upaya awal agar akses jalan yang mereka gunakan sehari-hari dapat segera diperbaiki.
(ril)





