Mempawah, ZONA Kalbar.id — Tentara Nasional Indonesia (TNI) ikut mendorong petani dan nelayan di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, agar lebih adaptif menghadapi perubahan cuaca. Dukungan itu terlihat dari kehadiran Danramil 1201-02/Sungai Pinyuh Kapten Inf Ari Cahyono dalam pembukaan Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tematik dan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) 2026.
Kegiatan tersebut digelar di Kantor Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Sabtu, 8 Agustus 2026. Program ini diselenggarakan Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat bersama Stasiun Meteorologi Maritim Dwikora.
SLI dan SLCN dirancang untuk meningkatkan kemampuan petani dan nelayan dalam membaca serta memanfaatkan informasi cuaca dan iklim. Pengetahuan itu diharapkan dapat membantu mereka menentukan waktu dan langkah kerja sekaligus mengurangi risiko akibat kondisi cuaca.
Kapten Ari mengatakan Koramil siap mendukung kegiatan yang berdampak langsung terhadap masyarakat. Menurut dia, informasi cuaca dan iklim dapat menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum petani maupun nelayan menjalankan aktivitas.
“Informasi cuaca dan iklim sangat penting bagi petani maupun nelayan, sehingga dapat menjadi pertimbangan dalam melaksanakan aktivitas secara lebih aman dan tepat,” kata Ari.
Pembukaan kegiatan dihadiri Anggota Komisi V DPR RI Yuliansyah, perwakilan Bupati Mempawah, Deputi Bidang Klimatologi BMKG, jajaran UPT BMKG Kalimantan Barat, Camat Sungai Pinyuh Ngatmo, Kapolsek Sungai Pinyuh, serta Kepala Desa Sungai Purun Kecil Zainol.
Sebanyak 33 orang mengikuti SLI Tematik, sedangkan peserta SLCN berjumlah 53 orang.
Keterlibatan Koramil dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara TNI, pemerintah daerah, BMKG, dan masyarakat. Bagi sektor pertanian dan perikanan, kemampuan memahami kondisi cuaca bukan hanya berkaitan dengan produktivitas, tetapi juga keselamatan dan pengambilan keputusan di lapangan.
Kegiatan berlangsung hingga sekitar pukul 11.30 WIB dalam keadaan aman dan tertib. Pengetahuan yang diperoleh peserta diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas pertanian dan kelautan serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Mempawah.
(ril)





