Breaking News

Mempawah

Tembus Jalan Ekstrem, Tim Mabes TNI Ingatkan Warga Soal Bahaya Karhutla

badge-check

Tembus Jalan Ekstrem, Tim Mabes TNI Ingatkan Warga Soal Bahaya Karhutla Perbesar

MEMPAWAH, ZONA Kalbar— Tim Sosialisasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI menembus medan jalan yang sulit untuk menjangkau warga Desa Suak Barangan, Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Sabtu, 12 September 2026. Sosialisasi tersebut dilakukan untuk mencegah kebakaran di tengah kondisi kemarau panjang.

Tim dipimpin Kolonel Laut Jarot Wibisono. Mereka didampingi Babinsa Koramil 1201-05/Toho, Serda Wellem Gundong, yang mewakili Danramil.

Perjalanan menuju Desa Suak Barangan tidak mudah. Lokasi desa cukup jauh dari Koramil dan akses jalannya memiliki sejumlah ruas dengan kondisi yang menantang. Namun, kondisi tersebut tidak menghalangi tim untuk bertemu langsung dengan masyarakat.

Sosialisasi berlangsung sekitar satu jam, mulai pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Tim mengingatkan warga agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, terutama selama musim kemarau.

Pesan itu disampaikan kepada perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, kepala dusun, ketua RT, dan warga yang hadir.

Tim juga mengingatkan dampak kebakaran lahan tidak berhenti pada kerusakan lingkungan. Asap akibat pembakaran dapat mengganggu kesehatan masyarakat dan menghambat aktivitas warga.

“Pencegahan harus dimulai dari kesadaran bersama. Jangan menunggu api membesar,” kata Tim Sosialisasi Mabes TNI dalam kegiatan tersebut.

Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin dan kebakaran tidak meluas.

Selain memberikan sosialisasi, tim membuka ruang diskusi dengan warga. Sejumlah persoalan terkait pencegahan karhutla di tingkat desa dibahas dalam pertemuan tersebut.

Kegiatan dihadiri antara lain Tokoh Masyarakat Petrus, Tokoh Agama Florensius, Ketua BPD Remon S, kepala dusun, ketua RT, serta masyarakat Desa Suak Barangan.

Menjangkau wilayah pelosok dinilai penting karena pencegahan karhutla tidak hanya bergantung pada aparat. Kesadaran masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah api muncul dan meluas saat musim kemarau.

(ril)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Karhutla Mempawah Belum Selesai, Api Padam, Bara di Gambut Masih Bisa Hidup Lagi

8 Sep 2026 - 13:52 WIB

Karhutla Mempawah Belum Selesai, Api Padam, Bara di Gambut Masih Bisa Hidup Lagi

Pasis Sesko TNI Bawa Mesin Pemadam ke Sungai Pinyuh

5 Sep 2026 - 13:13 WIB

Pasis Sesko TNI Bawa Mesin Pemadam ke Sungai Pinyuh

Kodim Mempawah Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ponpes Al Qomar

4 Sep 2026 - 15:16 WIB

Kodim Mempawah Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ponpes Al Qomar

Dansesko TNI Pantau Langsung Upaya Cegah Karhutla di Sadaniang Mempawah

3 Sep 2026 - 10:31 WIB

Dansesko TNI Pantau Langsung Upaya Cegah Karhutla di Sadaniang Mempawah

Cegah Karhutla, Tujuh Pasis Sesko TNI Langsung Edukasi Warga Mempawah

1 Sep 2026 - 21:43 WIB

Cegah Karhutla, Tujuh Pasis Sesko TNI Langsung Edukasi Warga Mempawah
Trending di Mempawah