Breaking News

Sanggau

Setelah Tiga Hari Dicari, Anak Hilang Ditemukan Tersangkut di Sungai Sekayam

badge-check

Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Sanggau, ZONA Kalbar.id — Seorang anak berusia empat tahun berinisial KA, yang dilaporkan hilang sejak Selasa, ditemukan meninggal dunia di Sungai Sekayam, Dusun Jemongko, Desa Kuala Dua, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kamis, 5 Februari 2026.

Kapolsek Kembayan Iptu Hudson Siahaan mengatakan jenazah korban ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB pada hari ketiga pencarian oleh tim gabungan yang terdiri atas Basarnas, BPBD, Polri, TNI, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. “Korban ditemukan tersangkut di tunggul kayu di aliran Sungai Sekayam,” kata Hudson.

Menurut Hudson, lokasi penemuan jenazah berjarak sekitar 500 meter dari titik ditemukannya pakaian korban sehari sebelumnya. Pakaian tersebut ditemukan warga di tepian sungai saat pencarian hari kedua.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang pada Selasa, 3 Februari 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Berdasarkan keterangan ibu korban kepada polisi, anak tersebut pergi meninggalkan rumah tanpa pamit dan tidak kembali hingga sore hari. Keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar rumah dan lingkungan permukiman, termasuk area hutan di belakang rumah yang berbatasan langsung dengan Sungai Sekayam.

“Pencarian hari pertama dilakukan bersama warga dan anggota Polsek Kembayan hingga malam, namun belum membuahkan hasil,” ujar Hudson. Pada Rabu, 4 Februari 2026, warga menemukan pakaian anak di tepian sungai yang dikenali keluarga sebagai milik korban. Peristiwa itu kemudian dilaporkan secara resmi ke Polsek Kembayan pada malam harinya.

Pencarian dilanjutkan pada Kamis dengan melibatkan tim gabungan. Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga Dusun Jemongko Luar yang turut dalam pencarian, sebelum kemudian dievakuasi oleh tim gabungan.

Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke rumah orang tua korban untuk dilakukan pemeriksaan fisik luar oleh tenaga medis Puskesmas Kembayan. Hudson menyebutkan, hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. “Berdasarkan visum luar dari Puskesmas Kembayan, korban dinyatakan meninggal akibat tenggelam,” katanya.

Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan memutuskan jenazah langsung dimakamkan di pemakaman keluarga di Dusun Jemongko, Desa Kuala Dua.

Hudson menambahkan, kepolisian telah melakukan langkah pengamanan situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di lingkungan yang dekat dengan sungai dan kawasan terbuka.

(Ariya)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Peredaran Narkoba di Entikong Kembali Terbongkar, Polisi Amankan Seorang Pria

6 Agu 2026 - 09:24 WIB

Peredaran Narkoba di Entikong Kembali Terbongkar, Polisi Amankan Seorang Pria

Kapolsek Kembayan Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Semayang

4 Agu 2026 - 18:17 WIB

Kapolsek Kembayan Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Semayang

Mobil Terios Terbalik di Beduai, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya

4 Agu 2026 - 05:19 WIB

Mobil Terios Terbalik di Beduai, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya

Polsek Sekayam Fasilitasi Mediasi, Konflik Warga Berakhir Damai

4 Agu 2026 - 05:02 WIB

Polsek Sekayam Fasilitasi Mediasi, Konflik Warga Berakhir Damai

Musda Golkar Sanggau 2026 Semua Kader Punya Peluang Jadi Ketua

3 Agu 2026 - 11:08 WIB

Musda Golkar Sanggau 2026 Semua Kader Punya Peluang Jadi Ketua
Trending di Sanggau

📱 Install ZONA Kalbar

Pasang aplikasi agar berita lebih cepat diakses.