Sanggau, ZONA Kalbar.id — Kemarau panjang memunculkan fenomena tak biasa di Kota Sanggau, Kalimantan Barat. Permukaan Sungai Kapuas menyusut hingga hamparan pasir di dasar sungai muncul ke permukaan. Warga kemudian menjadikannya sebagai lokasi rekreasi dadakan.
Hamparan pasir yang menyerupai pantai itu dalam beberapa hari terakhir ramai didatangi warga, baik dari Sanggau maupun daerah sekitarnya. Pengunjung datang untuk menikmati suasana, berfoto, bermain pasir hingga mandi di tepian sungai.
Fenomena tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena kemunculan hamparan pasir seperti itu terbilang jarang terjadi. Saat sore hari, kawasan tersebut semakin ramai oleh warga yang ingin menghabiskan waktu sembari menikmati pemandangan Sungai Kapuas yang sedang surut.
Warga sekitar juga memanfaatkan keramaian tersebut dengan membuka lapak dagangan. Mereka menyediakan berbagai makanan dan minuman bagi pengunjung yang datang.
Akses menuju hamparan pasir timbul berada di sekitar depan Asrama Kodim Sanggau. Dari tepian sungai, warga membuat titian atau jembatan sederhana yang digunakan pengunjung untuk mencapai bagian tengah hamparan pasir.
Novi, warga Sanggau, mengatakan jumlah pengunjung biasanya mulai meningkat pada sore hari. Pada Minggu 9 Agustus 2026, misalnya, kawasan tersebut mulai ramai sekitar pukul 16.00 WIB.
“Sudah beberapa hari ini mulai banyak orang datang untuk menyaksikan pantai pasir timbul. Suasananya seperti di pantai, indah sekali,” kata Novi, Minggu, 9 Agustus 2026.
Kemunculan pasir timbul ini menunjukkan bagaimana perubahan kondisi alam akibat kemarau dapat menciptakan ruang rekreasi baru bagi masyarakat. Namun, warga yang berkunjung tetap perlu memperhatikan keselamatan, terutama ketika berada di sekitar alur sungai dan saat kondisi permukaan air kembali meningkat.
(Butun)





