Breaking News

Pontianak

Polda Kalbar Bidik Penimbunan dan Pelanggaran Mutu Pangan

badge-check

Polda Kalbar Bidik Penimbunan dan Pelanggaran Mutu Pangan Perbesar

Pontianak, ZONA Kalbar.id – Polda Kalimantan Barat memperketat pengawasan harga, keamanan, dan mutu pangan sepanjang 2026. Langkah ini diarahkan untuk menekan potensi permainan harga serta menjamin distribusi pangan tetap berjalan normal di tingkat produsen hingga konsumen.

Pengawasan dilakukan melalui Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan yang akan memantau 14 komoditas strategis. Komoditas tersebut dinilai paling berpengaruh terhadap inflasi daerah dan daya beli masyarakat.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar Kombes Pol Burhanuddin mengatakan, pengawasan akan difokuskan langsung ke titik-titik distribusi, mulai dari pasar tradisional, ritel modern, gudang distributor, hingga produsen. “Kami mengedepankan pencegahan. Jika ditemukan pelanggaran, tentu akan ditindak sesuai aturan,” kata Burhanuddin, Kamis, 5 Februari 2026.

Empat belas komoditas yang menjadi prioritas pengawasan meliputi beras, jagung, kedelai, daging sapi dan kerbau, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, cabai rawit merah, cabai merah keriting, cabai merah besar, minyak goreng, serta gula konsumsi.

Seluruh hasil pemantauan wajib dilaporkan melalui aplikasi pengawasan terpadu Satgas Saber. Sistem ini memungkinkan aparat memetakan pergerakan harga, ketersediaan stok, hingga dugaan pelanggaran secara real time di seluruh wilayah Kalimantan Barat.

Untuk memperkuat pengawasan di lapangan, Polda Kalbar menempatkan posko pengendalian di Direktorat Reserse Kriminal Khusus, sementara posko tingkat kabupaten dan kota berada di masing-masing satuan reserse kriminal polres.

Burhanuddin menilai keterlibatan lintas instansi dan masyarakat menjadi kunci efektivitas pengawasan. Menurut dia, laporan dari publik akan membantu aparat mendeteksi lebih cepat praktik penimbunan, distribusi tidak wajar, maupun peredaran pangan bermutu rendah.

Polda Kalbar berharap langkah ini dapat menjaga stabilitas harga dan menjamin keamanan pangan di tengah fluktuasi pasokan dan permintaan sepanjang 2026.

(ril)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

DPRKP Pontianak Tiga Hari Salurkan Air Bersih, Volume Tembus 20 Ribu Liter

19 Sep 2026 - 11:38 WIB

DPRKP Pontianak Tiga Hari Salurkan Air Bersih, Volume Tembus 20 Ribu Liter

Persatuan Melayu Kalbar Siap Dilantik, Persiapan Dimatangkan

18 Sep 2026 - 17:34 WIB

Persatuan Melayu Kalbar Siap Dilantik, Persiapan Dimatangkan

Air PDAM Asin, Ponton Air Tawar Didatangkan ke Nipah Kuning

16 Sep 2026 - 18:53 WIB

Air PDAM Asin, Ponton Air Tawar Didatangkan ke Nipah Kuning

Sabu Hampir 2 Kilogram dan Uang Rp693 Juta Disita, Ini Pengungkapan Polda Kalbar

16 Sep 2026 - 13:37 WIB

Sabu Hampir 2 Kilogram dan Uang Rp693 Juta Disita, Ini Pengungkapan Polda Kalbar

Tim Ad Hoc IKAI Kalbar Dibentuk, Ini Harapan Muhammad Zulfikar

15 Sep 2026 - 12:01 WIB

Tim Ad Hoc IKAI Kalbar Dibentuk, Ini Harapan Muhammad Zulfikar
Trending di Pontianak