MEMPAWAH, ZONA Kalbar — Pemerintah Kabupaten Mempawah memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting/Centino).
Program tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Bupati Mempawah, Kamis (24 September 2026). Pertemuan itu melibatkan lintas sektor sebagai bagian dari upaya menyamakan pemahaman sekaligus membangun komitmen bersama dalam pencegahan stunting.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kabupaten Mempawah, David Sianipar, mengatakan program Genting merupakan salah satu inovasi yang diarahkan untuk mendampingi anak yang mengalami stunting maupun keluarga yang memiliki risiko stunting.
“Tujuan utamanya membantu kegiatan penurunan stunting,” kata David seusai rapat koordinasi, Kamis.
Menurut dia, gerakan tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian makanan, tetapi dapat mencakup berbagai bentuk pendampingan sesuai kebutuhan keluarga sasaran.
Bantuan dapat berupa dukungan makanan bergizi, pembangunan jamban, maupun bentuk intervensi lain yang berkaitan dengan pencegahan stunting.
Karena itu, kata David, keterlibatan berbagai pihak diperlukan agar program tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan.
“Perlu lintas sektor dikumpulkan supaya ada pemahaman, kesepakatan, dan komitmen,” ujarnya.
David mengatakan unsur kecamatan turut dilibatkan karena pelaksanaan program membutuhkan dukungan hingga tingkat wilayah. Sejumlah pemangku kepentingan lain juga akan berperan dalam pendampingan keluarga dan anak yang menjadi sasaran.
Ia menyebut konsep Genting memiliki kemiripan dengan program pendampingan yang pernah dilakukan sebelumnya, seperti gerakan Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS).
Namun, Genting dikembangkan sebagai gerakan yang melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan untuk memperkuat pendampingan keluarga berisiko stunting.
“Dari hasil rapat tadi ada komitmen bersama,” kata David.
Dia berharap komitmen tersebut tidak berhenti pada rapat koordinasi, tetapi dilanjutkan dengan pelaksanaan program secara nyata di lapangan.
“Harapannya supaya dikerjakan,” ujarnya.
(ril)





