SANGGAU, ZONA Kalbar — Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah bertabrakan dengan truk tangki Pertamina di Jalan Raya Pasar Sosok, tepat di depan Masjid Ar-Rahman, Dusun Sosok I, Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Kamis malam, 23 Juli 2026, sekitar pukul 20.47 WIB.
Korban berinisial ACN, 23 tahun, warga Dusun Tabat, Desa Sosok. Ia meninggal di lokasi akibat mengalami cedera berat di bagian kepala setelah sepeda motor Yamaha Jupiter MX King yang dikendarainya bertabrakan dengan truk Hino Tronton Tangki Pertamina bernomor polisi KB 8632 EG.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan awal kepolisian, kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah Sosok menuju Kota Sanggau. Saat melintas di lokasi kejadian, sepeda motor diduga melebar hingga memasuki jalur berlawanan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk tangki Pertamina yang dikemudikan RAW, 23 tahun, warga Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang. Sopir truk disebut telah berusaha mengerem untuk menghindari tabrakan, namun jarak yang sudah terlalu dekat membuat benturan tidak dapat dihindari.
Benturan terjadi pada bagian ban depan sebelah kanan truk dengan sepeda motor korban. Akibatnya, ACN mengalami luka berat berupa cedera kepala, luka robek pada bahu kiri, serta luka lecet di bagian dada hingga perut. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, penumpang sepeda motor berinisial RM, 16 tahun, mengalami luka robek di kepala bagian kanan dan pelipis. Korban selamat dan segera mendapat penanganan medis.
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada kedua kendaraan. Sepeda motor mengalami kerusakan berat di bagian depan, stang patah, bodi rusak, serta footstep kanan patah dengan estimasi kerugian sekitar Rp5 juta. Adapun truk tangki mengalami kerusakan pada bumper kanan depan dengan perkiraan kerugian sekitar Rp3 juta.
Kapolsek Tayan Hulu, Iptu Trisna Mauludi, mengatakan personel kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Polisi mengamankan TKP, mengatur arus lalu lintas, mengevakuasi korban, melakukan olah TKP, serta meminta keterangan para saksi.
“Kami turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Seluruh rangkaian penanganan telah dilakukan, termasuk olah TKP, pemeriksaan saksi, serta pengumpulan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” kata Trisna.
Ia mengimbau seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam hari ketika jarak pandang terbatas.
“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi marka jalan, menjaga kendaraan tetap berada di lajurnya, serta menghindari manuver yang berisiko demi mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan terhadap seluruh barang bukti serta keterangan para saksi.
(Butun)






