Sanggau, ZONA Kalbar.id – Polsek Tayan Hilir, Polres Sanggau, memasok sebanyak 2.450 kilogram jagung pipil kering ke Bulog Cabang Sanggau setelah hasil panen tersebut dinyatakan memenuhi standar mutu yang dipersyaratkan.
Pengiriman dilakukan pada Rabu, 29 Juli 2026, melalui Koperasi Sono Agung Jaya (SAJ). Penjualan hasil panen itu menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan sekaligus memperkuat kerja sama antara kepolisian, koperasi, dan Bulog dalam penyerapan hasil pertanian di Kabupaten Sanggau.
Sebelum diterima Bulog, jagung pipil kering terlebih dahulu menjalani uji kualitas. Hasil pemeriksaan menunjukkan kadar air sebesar 10 persen dan kandungan aflatoksin 44 PPB. Dengan hasil tersebut, komoditas dinyatakan memenuhi standar pembelian Bulog.
Bulog Cabang Sanggau kemudian menyetujui pembelian sebanyak 2,45 ton jagung pipil kering dengan harga Rp6.400 per kilogram. Adapun dokumen Purchase Order (PO) masih dalam proses administrasi dan akan disampaikan kepada Koperasi Sono Agung Jaya sebagai mitra penyalur.
Kapolsek Tayan Hilir Iptu Dr. Kusdarwanto mengatakan keberhasilan pemasaran hasil panen tersebut merupakan hasil pengelolaan budidaya yang dilakukan secara terencana, mulai dari proses penanaman hingga penanganan pascapanen.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa hasil pertanian yang dikelola dengan baik mampu memenuhi standar pasar. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi kelompok tani untuk terus meningkatkan kualitas produksi sehingga hasil panen memiliki daya saing dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” kata Kusdarwanto.
Ia menambahkan, Polsek Tayan Hilir akan terus mendukung program penguatan sektor pertanian melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, Bulog, koperasi, dan kelompok tani. Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Keberhasilan penjualan jagung ke Bulog diharapkan dapat mendorong petani menghasilkan komoditas yang sesuai dengan standar pasar sehingga hasil panen dapat terserap secara optimal dan berkontribusi terhadap penguatan cadangan pangan nasional.
(ril)





