Breaking News

Pontianak

DJP dan Polda Kalbar Perkuat Pengawasan dan Pembinaan Usaha Kratom

badge-check

DJP dan Polda Kalbar Perkuat Pengawasan dan Pembinaan Usaha Kratom Perbesar

Pontianak, ZONA Kalbar.id – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Barat bersama Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat menggelar konferensi pers untuk mengumumkan program joint intelligence dan analisis terhadap usaha kratom di wilayah tersebut. Program ini melibatkan sejumlah pihak, termasuk DJP Kalbar, Polda Kalbar, Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA), Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, serta Kantor Wilayah Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat.

Kepala Kanwil DJP Kalimantan Barat, Inge Diana Rismawanti, menegaskan bahwa edukasi dan pendampingan bagi pelaku usaha kratom menjadi prioritas utama dalam program ini. Meski ada unsur pengawasan, investigasi, dan penegakan hukum, pendekatan pembinaan tetap dikedepankan agar para pelaku usaha dapat beroperasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kratom kini menjadi perhatian utama,” ujar Inge, Rabu, 26 Februari 2025. “Terutama dengan rencana ekspor beberapa kontainer yang sempat tertahan di pelabuhan.”

DJP Kalbar, kata Inge, akan fokus pada pendampingan bagi pengusaha kratom dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Mulai dari pendaftaran hingga pelaporan, pemerintah ingin memastikan sektor ini berjalan dengan kepatuhan yang tinggi demi mendukung penerimaan negara serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalimantan Barat.

Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan penerimaan pajak, tetapi juga memperkuat sinergi antara Kanwil Bea Cukai dan instansi terkait dalam aspek pengawasan dan penegakan hukum. Kehadiran Kapolda Kalimantan Barat dalam konferensi pers ini disebut sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi pelaku usaha kratom di daerah tersebut.

Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha kratom yang lebih teratur dan berkelanjutan. Dengan edukasi dan pendampingan yang lebih intensif, program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Kalimantan Barat sekaligus memastikan industri kratom beroperasi dalam koridor hukum yang jelas. (ril)

Baca Juga: Ribuan Pesilat Berlaga di The Real Fighter Championship Sakera Cup 2025

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

DPRKP Pontianak Tiga Hari Salurkan Air Bersih, Volume Tembus 20 Ribu Liter

19 Sep 2026 - 11:38 WIB

DPRKP Pontianak Tiga Hari Salurkan Air Bersih, Volume Tembus 20 Ribu Liter

Persatuan Melayu Kalbar Siap Dilantik, Persiapan Dimatangkan

18 Sep 2026 - 17:34 WIB

Persatuan Melayu Kalbar Siap Dilantik, Persiapan Dimatangkan

Air PDAM Asin, Ponton Air Tawar Didatangkan ke Nipah Kuning

16 Sep 2026 - 18:53 WIB

Air PDAM Asin, Ponton Air Tawar Didatangkan ke Nipah Kuning

Sabu Hampir 2 Kilogram dan Uang Rp693 Juta Disita, Ini Pengungkapan Polda Kalbar

16 Sep 2026 - 13:37 WIB

Sabu Hampir 2 Kilogram dan Uang Rp693 Juta Disita, Ini Pengungkapan Polda Kalbar

Tim Ad Hoc IKAI Kalbar Dibentuk, Ini Harapan Muhammad Zulfikar

15 Sep 2026 - 12:01 WIB

Tim Ad Hoc IKAI Kalbar Dibentuk, Ini Harapan Muhammad Zulfikar
Trending di Pontianak