Breaking News

Sanggau

Banjir Melanda Kecamatan Kembayan, Akses Jalan Lumpuh

badge-check

Banjir Melanda Kecamatan Kembayan, Akses Jalan Lumpuh Perbesar

Sanggau, ZONA Kalbar.id. – Hujan dengan intensitas tinggi selama sepekan terakhir menyebabkan sejumlah wilayah di Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, terendam banjir. Desa Tanjung Merpati menjadi daerah yang terdampak paling parah, dengan banyak dusun kini terendam air.

Selain Tanjung Merpati, banjir juga melanda Desa Kuala Dua, Desa Sebungkuh, Desa Tanap, serta beberapa desa lainnya. Genangan air turut merendam akses jalan hingga ke Pasar Sayur Kembayan, menghambat mobilitas warga dan aktivitas ekonomi.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sanggau, Tridibyo Saputro, pada Kamis (30/1) mengonfirmasi bahwa meskipun banjir di Entikong dan Balai Karangan telah surut dan jalan raya Entikong – Balai Karangan sudah aman dilalui, genangan air masih terjadi di sejumlah titik.

“Pagi ini, titik banjir berada di Kecamatan Beduai, tepatnya di Desa Bereng Bekawat dan Desa Sungai Ilai, dengan air merendam rumah warga serta jalan raya. Sementara di Kecamatan Kembayan, banjir juga menggenangi pemukiman warga dan jalan utama di Kuala Dua serta pusat kota Kecamatan Kembayan. Akibatnya, akses jalan Kembayan – Beduai lumpuh,” ujar Tridibyo.

Hingga saat ini, curah hujan di wilayah hulu masih tinggi, berpotensi menyebabkan luapan air yang lebih luas. Kecamatan Bonti diperkirakan akan terdampak akibat kiriman air dari daerah lain.

“Banjir berpotensi meluas ke Kecamatan Kapuas, terutama di wilayah Sungai Sengkuang, karena kawasan ini merupakan muara dari Sungai Sekayam yang saat ini sedang meluap,” jelasnya.

Pemerintah daerah bersama BPBD Sanggau telah mengerahkan personel untuk melakukan evakuasi bagi warga yang terdampak parah. Beberapa posko pengungsian darurat disiapkan di titik-titik strategis untuk menampung warga yang harus mengungsi.

“Kami telah menyiapkan posko darurat, mengerahkan bantuan logistik, serta melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan banjir. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak desa untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar,” ujar Tridibyo.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama bagi yang tinggal di daerah rendah dan dekat dengan aliran sungai. Pihak BPBD juga mengingatkan warga untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman jika debit air terus meningkat.

Pemerintah daerah kini tengah mengkaji solusi jangka panjang guna mengurangi risiko banjir berulang, termasuk rehabilitasi daerah aliran sungai dan peningkatan sistem drainase di kawasan rawan.

Sementara itu, warga berharap ada langkah konkret dalam pengendalian banjir, termasuk normalisasi sungai dan perbaikan infrastruktur yang dapat membantu mengurangi dampak banjir di masa mendatang.

(Butun).

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polsek Tayan Hilir Bagikan Sembako ke Warga Terdampak Kabut Asap

21 Sep 2026 - 06:30 WIB

Polsek Tayan Hilir Bagikan Sembako ke Warga Terdampak Kabut Asap

Pemkab Sanggau Siapkan Open Bidding Tiga Jabatan Kepala OPD pada 2027

20 Sep 2026 - 21:20 WIB

Pemkab Sanggau Siapkan Open Bidding Tiga Jabatan Kepala OPD pada 2027

Hotspot Sanggau Tercatat Nol, Pemkab Tetap Waspadai Karhutla

19 Sep 2026 - 01:24 WIB

Hotspot Sanggau Tercatat Nol, Pemkab Tetap Waspadai Karhutla

Pemkab Sanggau Siapkan Kajian Pembukaan Lahan Tanpa Bakar untuk Tekan Karhutla

18 Sep 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Sanggau Siapkan Kajian Pembukaan Lahan Tanpa Bakar untuk Tekan Karhutla

Pemkab Sanggau Tagih Pengembalian Rumah Dinas

18 Sep 2026 - 20:36 WIB

Pemkab Sanggau Tagih Pengembalian Rumah Dinas
Trending di Sanggau