Landak, ZONA Kalbar.id – Polres Landak bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumdag) Kabupaten Landak melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah pasar serta mengecek distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di wilayah Kabupaten Landak, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolres Landak Kompol Syaiful Bahri didampingi Kabag Ops Polres Landak Kompol Imbang Sulistyono, Kepala Bidang Perdagangan Diskumdag Kabupaten Landak Wensislaus Joko, serta personel Unit Tipidter Satreskrim Polres Landak.
Pemantauan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi inflasi yang dapat dipicu oleh kenaikan harga maupun kelangkaan komoditas strategis. Tim memeriksa harga dan ketersediaan sejumlah kebutuhan pokok, seperti ikan, telur ayam, bawang, cabai, gula pasir, beras premium, hingga minyak goreng.
Selain memantau bahan pangan, tim juga mengecek distribusi BBM jenis Pertalite, Solar, serta LPG. Pengawasan dilakukan untuk memastikan pasokan tetap lancar sekaligus mengantisipasi antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Sebagai bagian dari pengawasan, pimpinan Polres Landak juga menginstruksikan seluruh kapolsek jajaran untuk mengumpulkan data harga dan stok kebutuhan pokok di pasar-pasar yang berada di wilayah kecamatan masing-masing. Data tersebut akan diperbarui setiap hari sebagai dasar pengambilan langkah cepat apabila ditemukan indikasi lonjakan harga atau kelangkaan barang.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dan distribusi berjalan normal.
“Polres Landak bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan secara langsung terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok maupun distribusi BBM dan LPG. Langkah ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung pengendalian inflasi, menjaga stabilitas pasokan, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Apabila ditemukan adanya kelangkaan, penimbunan, atau praktik yang melanggar ketentuan, akan segera kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” kata Devi.
Kepala Bidang Perdagangan Diskumdag Kabupaten Landak, Wensislaus Joko, menilai sinergi pemerintah daerah dan kepolisian menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, data hasil pemantauan di pasar maupun SPBU akan menjadi dasar evaluasi dan langkah antisipasi apabila terjadi gangguan distribusi atau kenaikan harga yang signifikan.
Polres Landak memastikan koordinasi dengan Diskumdag, distributor, dan pemangku kepentingan lainnya akan terus dilakukan. Pengawasan terhadap harga bahan pokok, stok barang, serta distribusi BBM dan LPG disebut akan berlangsung secara berkelanjutan guna menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat di Kabupaten Landak.
(ril)






