Breaking News

Nasional

Polisi Selidiki, Siapa Pembuat Foto AI Pelaku Penyiraman Air Keras

badge-check

Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Jakarta, ZONA.Kalbar.id – Tim hukum Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, meminta kepolisian menelusuri pihak yang pertama kali membuat dan menyebarkan foto terduga pelaku penyiraman air keras yang ternyata merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).

Permintaan tersebut disampaikan setelah kepolisian menyatakan bahwa sejumlah foto yang beredar luas di media sosial dan diklaim sebagai wajah pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus merupakan konten hasil manipulasi teknologi artificial intelligence.

Perwakilan tim hukum korban menilai pelacakan terhadap pembuat konten tersebut penting dilakukan karena berpotensi menghambat proses pengungkapan kasus.

“Kami mendorong kepolisian untuk melacak siapa pihak pertama yang merekayasa foto tersebut. Temuan itu juga dapat menjadi bukti tambahan dalam upaya mengungkap pelaku sebenarnya,” ujar perwakilan tim advokasi dalam keterangan kepada media, Senin, 16 Maret 2026.

Polisi sebelumnya mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada foto maupun video yang beredar di media sosial terkait dugaan identitas pelaku. Polda Metro Jaya menegaskan bahwa gambar yang beredar tersebut adalah hoaks karena dihasilkan melalui teknologi AI.

Dalam penyelidikan kasus ini, aparat kepolisian juga mengumpulkan berbagai bukti lain, termasuk rekaman kamera pengawas. Penyidik menganalisis sedikitnya 86 titik CCTV di sejumlah lokasi yang diduga dilalui pelaku sebelum dan sesudah kejadian.

Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026, di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Berdasarkan rekaman CCTV, diduga terdapat empat orang pelaku yang menggunakan dua sepeda motor dalam aksi tersebut. Korban mengalami luka bakar pada beberapa bagian tubuh dan saat ini masih menjalani perawatan medis.

Kepolisian menyatakan proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan transparan dengan menggunakan metode scientific crime investigation untuk memastikan pelaku dapat segera terungkap.

(Red)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Ditjen Imigrasi Fokus Pulihkan Kepercayaan Publik Lewat Penguatan Integritas

10 Jun 2026 - 13:11 WIB

Ditjen Imigrasi Fokus Pulihkan Kepercayaan Publik Lewat Penguatan Integritas

Kejagung Bongkar Mafia Bauksit Kalbar, 4 Tersangka Baru Ditahan

23 Mei 2026 - 13:29 WIB

Kejagung Bongkar Mafia Bauksit Kalbar, 4 Tersangka Baru Ditahan

Dankodaeral XII Hadir Apel Dansat TNI 2026 di Bogor, TNI Siap Hadapi Tantangan Global

1 Mei 2026 - 20:39 WIB

Dankodaeral XII Hadir Apel Dansat TNI 2026 di Bogor, TNI Siap Hadapi Tantangan Global

Dudung Resmi Jadi Kepala Staf Kepresidenan, Ini Janjinya

27 Apr 2026 - 21:53 WIB

Dudung Resmi Jadi Kepala Staf Kepresidenan, Ini Janjinya

Tersangka KPK Meninggal di Tiongkok, KPK: Tunggu Bukti Resmi

8 Apr 2026 - 19:24 WIB

Tersangka KPK Meninggal di Tiongkok, KPK: Tunggu Bukti Resmi
Trending di Nasional

📱 Install ZONA Kalbar

Pasang aplikasi agar berita lebih cepat diakses.