Breaking News

Ketapang

PETI di Tumbang Titi Jalan Terus, Kapolres Ketapang Bungkam, Ada Apa!

badge-check

PETI di Tumbang Titi Jalan Terus, Kapolres Ketapang Bungkam, Ada Apa! Perbesar

Ketapang, ZONA Kalbar.id — Polres Ketapang belum memberikan respons terkait maraknya kembali aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kecamatan Tumbang Titi. Hingga Selasa (14/4/2026), Kapolres Ketapang AKBP M. Harris tidak membalas pesan konfirmasi yang dikirimkan melalui WhatsApp.

Ketiadaan respons dari aparat penegak hukum itu menjadi sorotan di tengah laporan aktivitas PETI yang disebut berlangsung terbuka di Lembang Petai, Desa Kelampai hingga kawasan Air Merah SP 4. Padahal, lokasi tersebut sebelumnya telah dipasangi garis polisi oleh pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan tambang ilegal di darat dilakukan menggunakan alat berat jenis ekskavator. Sejumlah nama pun mencuat sebagai pihak yang diduga menguasai lokasi tambang. Udin, warga Desa Saguan, Kecamatan Matan Hilir, disebut memiliki dua unit alat berat yang beroperasi di area tersebut.

Selain itu, terdapat empat hingga tujuh set mesin dompeng di kawasan Lembang Petai yang diduga dikuasai oleh Ismail dengan dukungan mesin Hino. Aktivitas serupa juga dilaporkan berlangsung di Sungai Udang, yang disebut dikelola oleh H. Adi dengan menggunakan dua unit ekskavator.

Meski aktivitas ini disebut telah berlangsung cukup lama dan dilakukan secara terang-terangan, belum terlihat adanya tindakan penertiban dari Polsek Tumbang Titi maupun Polres Ketapang.

Pengamat hukum dan kebijakan publik Kalimantan Barat, Dr. Herman Hofi Munawar, menilai situasi ini tidak dapat dibiarkan. Ia menyebut tidak adanya respons aparat justru memperkuat persepsi publik mengenai lemahnya penegakan hukum.

“Jika laporan masyarakat tidak direspons dan aktivitas ilegal terus berjalan, maka kepercayaan publik terhadap penegakan hukum bisa menurun. Aparat seharusnya segera memberikan penjelasan sekaligus mengambil tindakan,” ujar Herman, Selasa (14/4/2026).

Ia menegaskan, praktik PETI tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berdampak serius terhadap kerusakan lingkungan dan potensi konflik sosial di masyarakat.

Sejumlah sumber di lapangan menduga adanya pembiaran, bahkan kemungkinan perlindungan terhadap aktivitas tersebut, mengingat belum adanya langkah penindakan meski aktivitas dilakukan secara terbuka.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Ketapang terkait maraknya kembali PETI di wilayah tersebut.

(Butun)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Talkshow LDII Ketapang Bahas Pasangan Ideal Antara Sunnah dan Realita

22 Jun 2026 - 13:56 WIB

Talkshow LDII Ketapang Bahas Pasangan Ideal Antara Sunnah dan Realita

Kapal Jalur PT KAN dan PT Harita CMI Meledak Hebat di Ketapang

20 Mei 2026 - 08:01 WIB

Kapal Jalur PT KAN dan PT Harita CMI Meledak Hebat di Ketapang

5 Ekskavator Beroperasi di PETI Sungai Udang Tumbang Titi, Solar Subsidi Diduga Disalurkan ke Tambang Ilegal

14 Mei 2026 - 13:58 WIB

5 Ekskavator Beroperasi di PETI Sungai Udang Tumbang Titi, Solar Subsidi Diduga Disalurkan ke Tambang Ilegal

Sudah Digaris Polisi, Aktivitas PETI di Tumbang Titi Ketapang Diduga Kembali Marak, Berlangsung Malam Hari

13 Apr 2026 - 13:16 WIB

Sudah Digaris Polisi, Aktivitas PETI di Tumbang Titi Ketapang Diduga Kembali Marak, Berlangsung Malam Hari

Skandal Dugaan Korupsi Poltek Ketapang, Kejati Kumpulkan Bukti Teknis

10 Feb 2026 - 19:19 WIB

Skandal Dugaan Korupsi Poltek Ketapang, Kejati Kumpulkan Bukti Teknis
Trending di Ketapang

📱 Install ZONA Kalbar

Pasang aplikasi agar berita lebih cepat diakses.