Kubu Raya, ZONA Kalbar.id — Jalan menuju SMAN 1 Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, dilaporkan mengalami kerusakan parah selama bertahun-tahun. Kondisi tersebut dinilai menghambat akses pendidikan bagi sekitar 800 siswa yang setiap hari melintasi ruas jalan itu untuk berangkat ke sekolah.
Ketua Komite SMAN 1 Sungai Ambawang, Abdul Hafid, mengatakan kerusakan jalan sebenarnya pernah ditangani melalui pengaspalan. Namun, perbaikan itu tidak bertahan lama karena konstruksi dasar jalan dinilai tidak memadai.
“Kondisi jalan menuju SMAN 1 Sungai Ambawang sudah kurang baik sejak bertahun-tahun. Memang pernah diperbaiki dan diaspal, tetapi karena kualitas dasar jalannya kurang kuat, kondisinya kembali rusak seperti sekarang,” kata Abdul Hafid, Kamis, 23 Juli 2026.
Menurut dia, kerusakan jalan tidak hanya berdampak terhadap aktivitas belajar mengajar, tetapi juga mengganggu mobilitas masyarakat yang menggunakan akses tersebut sebagai jalur utama.
Selain digunakan oleh ratusan pelajar, jalan itu juga menjadi akses warga sekitar. Saat musim hujan, kondisi jalan disebut semakin sulit dilalui dan berpotensi membahayakan pengguna.
Perwakilan Ketua RT setempat menilai pemerintah perlu segera mengambil langkah konkret agar kerusakan tidak semakin parah.
“Sekolah ini milik kita bersama. Siswanya berasal dari berbagai daerah. Jalan yang rusak seperti sekarang sudah tidak layak digunakan untuk aktivitas pendidikan maupun kegiatan masyarakat sehari-hari. Kami berharap pemerintah segera bertindak,” ujarnya.
Ia juga menyoroti persoalan kewenangan yang dinilai menjadi kendala penanganan. Pengelolaan SMA berada di bawah Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, sedangkan ruas jalan tersebut berada di wilayah administratif Kabupaten Kubu Raya.
Abdul Hafid berharap persoalan tersebut tidak menjadi alasan untuk menunda perbaikan. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, dan pemerintah desa perlu membangun sinergi agar akses menuju sekolah dapat segera diperbaiki.
“Kami berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebagai pihak yang membina SMA, bersama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan pemerintah desa, dapat duduk bersama mencari solusi sehingga jalan ini segera diperbaiki,” katanya.
Komite sekolah menilai ketersediaan infrastruktur yang layak merupakan bagian penting dalam mendukung kualitas pendidikan. Akses yang aman dan nyaman, menurut mereka, menjadi kebutuhan dasar yang harus dipenuhi agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung tanpa hambatan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Barat maupun Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terkait rencana perbaikan jalan menuju SMAN 1 Sungai Ambawang.
(ril)






