Breaking News

Headline News

Dari Semarang ke Pontianak, 5 Truk Rokok Diamankan TNI AL

badge-check

Dari Semarang ke Pontianak, 5 Truk Rokok Diamankan TNI AL Perbesar

PONTIANAK, ZONA Kalbar.id — Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XII mengamankan 23.681.000 batang rokok yang diduga ilegal di Pelabuhan Dwikora, Pontianak, Kalimantan Barat. Rokok tersebut diangkut menggunakan truk dari Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, menuju Pontianak.

Penindakan dilakukan Tim Quick Response Kodaeral XII pada Sabtu, 12 September 2026, sekitar pukul 01.00 WIB. Petugas mengamankan lima truk yang diduga membawa rokok ilegal setelah menerima informasi mengenai pengiriman rokok menggunakan Kapal Dharma Kartika VII.

“Informasi kami terima pada Jumat, 11 September, sekitar pukul 20.00 WIB,” kata Dankodaeral XII Laksda TNI Sawa dalam konferensi pers di Mako Satrol Kodaeral XII, Pontianak, Senin, 14 September 2026.

Dari pemeriksaan awal, empat truk diketahui membawa muatan rokok. Satu truk lainnya tidak ditemukan membawa rokok.

Total barang bukti yang diamankan mencapai 23.681.000 batang. Rinciannya, 22.681.000 batang rokok berbagai merek dilengkapi pita cukai dan 1.000.000 batang rokok merek Tabaco untuk ekspor yang tidak dilengkapi pita cukai.

Kodaeral XII belum menyimpulkan seluruh barang bukti tersebut melanggar ketentuan. Pencacahan ulang akan dilakukan bersama Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bea Cukai Kalimantan Barat untuk memastikan jenis, merek, jumlah, serta status pita cukai.

Barang bukti juga akan dipisahkan antara rokok yang memenuhi ketentuan dan rokok yang diduga melanggar aturan cukai. Setelah itu, barang bukti akan diserahkan kepada Bea Cukai untuk proses hukum lebih lanjut sesuai kewenangan dan peraturan perundang-undangan.

Kepala Kantor KPPBC TMP B Pontianak, Tri Haryono Suhud, mengapresiasi penindakan tersebut. Bea Cukai akan meneliti barang bukti, termasuk dokumen pengangkutan serta asal dan tujuan barang, untuk menentukan langkah penanganan.

Konferensi pers dipimpin Dankodaeral XII dan dihadiri Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, Wadan Kodaeral XII Laksma TNI Fajar Rusdianto, serta sejumlah pejabat Kodaeral XII. Perwakilan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Bea Cukai Pontianak, Polisi Militer, Ditpolairud Polda Kalbar, Pengadilan Negeri Pontianak, Disperindag Kalbar, dan awak media turut hadir.

Kodaeral XII menyatakan akan memperkuat sinergi dengan Bea Cukai dan instansi terkait untuk mencegah penyelundupan serta peredaran barang ilegal, sekaligus menjaga keamanan wilayah perairan Kalimantan Barat.

(ril)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polisi Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Tayan Hilir

14 Sep 2026 - 08:55 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Tayan Hilir

Dugaan BBM Bersubsidi Tak Tepat Sasaran, APH Diminta Turun Tangan Tindak SPBU Batang Tarang

11 Sep 2026 - 13:19 WIB

Dugaan BBM Bersubsidi Tak Tepat Sasaran, APH Diminta Turun Tangan Tindak SPBU Batang Tarang

Tender Jalan Kembayan-Balai Sebut, Kadis PUPR Kalbar Lepas Tangan

10 Sep 2026 - 17:32 WIB

Tender Jalan Kembayan-Balai Sebut, Kadis PUPR Kalbar Lepas Tangan

Solar Subsidi Diduga Mengalir ke PETI Sejotang, Kapolda Kalbar Diminta Hentikan Tambang

8 Sep 2026 - 18:05 WIB

Solar Subsidi Diduga Mengalir ke PETI Sejotang, Kapolda Kalbar Diminta Hentikan Tambang

4 Ular Ditemukan di TKP, Pria 56 Tahun Tewas Saat Hendak Memancing

8 Sep 2026 - 07:55 WIB

4 Ular Ditemukan di TKP, Pria 56 Tahun Tewas Saat Hendak Memancing
Trending di Headline News