Isu Pencemaran Sungai Sekayuk, DLH Nyatakan Kolam Limbah PT APS POM 2 Aman

Gambar Gravatar
IMG 20260110 WA0019

Sanggau, ZONA Kalbar.id — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sanggau memastikan tidak ditemukan kebocoran kolam limbah cair milik PT Agro Palindo Sakti (APS) POM 2 di Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Kepastian itu diperoleh setelah dilakukan pengecekan lapangan menyusul beredarnya informasi dugaan pencemaran Sungai Sekayuk.

Pengecekan dilakukan pada Kamis, 8 Januari 2026, melalui investigasi terpadu yang melibatkan Polsek Tayan Hulu, Babinsa setempat, perwakilan perusahaan, serta DLH Kabupaten Sanggau. Tim menelusuri seluruh area kolam penampungan limbah dan memeriksa kondisi fisik serta sistem pengelolaannya.

Dari hasil pengecekan langsung di lapangan, tidak ditemukan indikasi kebocoran maupun aliran limbah ke Sungai Sekayuk seperti yang tertuang dalam berita acara Investigasi pengecekan kolam limbah yang ditandatangani seluruh pihak terkait.

Dokumentasi berupa foto dan video turut dilampirkan dalam laporan pemeriksaan sebagai bagian dari verifikasi teknis. DLH menyatakan struktur kolam dalam kondisi utuh dan sistem pengolahan limbah berfungsi normal.

Meski demikian, DLH Sanggau tetap melanjutkan langkah pengujian lanjutan. Pada Sabtu, 10 Januari 2026, tim teknis DLH mengambil sampel air Sungai Sekayuk di beberapa titik untuk memastikan kualitas air secara ilmiah. Sampel tersebut saat ini sedang diuji di laboratorium terakreditasi.

Kepala Bidang DLH Sanggau, Obob, mengatakan pengambilan sampel dilakukan sebagai langkah kehati-hatian. “Uji laboratorium diperlukan untuk memastikan kualitas air sungai tetap sesuai baku mutu lingkungan,” ujarnya.

Hasil uji laboratorium dijadwalkan keluar dalam beberapa hari ke depan dan akan diumumkan kepada publik setelah proses pengujian selesai.

Manajemen PT APS POM 2 menyatakan operasional pabrik kelapa sawit mereka dijalankan sesuai ketentuan lingkungan hidup yang berlaku. Perusahaan juga menyebutkan pemeliharaan fasilitas pengolahan limbah dilakukan secara berkala.

Sementara itu, DLH Sanggau mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil pengujian resmi dan tidak menyimpulkan pencemaran hanya berdasarkan informasi yang beredar di media sosial. Sungai Sekayuk, menurut DLH, akan terus dipantau karena memiliki fungsi penting bagi kebutuhan warga sekitar.

(Butun)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Iklan ZONA Kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *