Breaking News

Pontianak

Program Makan Gratis Bermasalah, 7 Dapur MBG di Kalbar Resmi Ditutup

badge-check

Program Makan Gratis Bermasalah, 7 Dapur MBG di Kalbar Resmi Ditutup Perbesar

Pontianak, ZONA Kalbar.id – Tujuh dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Barat dihentikan operasionalnya sementara setelah ditemukan sejumlah persoalan dalam pelaksanaan program tersebut. Penutupan dilakukan menyusul laporan mengenai menu makanan yang dinilai tidak layak hingga dugaan penggelembungan harga.

Anggota DPRD Kalimantan Barat, Usmandy, mendukung langkah tegas tersebut. Menurut dia, penindakan diperlukan agar program pemenuhan gizi bagi pelajar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Program ini merupakan investasi masa depan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak. Karena itu pengelolaannya harus dilakukan dengan baik dan transparan,” kata Usmandy, Sabtu, 14 Maret 2026.

Politikus Partai Golkar itu menegaskan, tidak boleh ada toleransi terhadap pelanggaran dalam pelaksanaan program MBG. Ia meminta pengelola dapur maupun mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mematuhi standar operasional yang telah ditetapkan.

“Jangan ada lagi yang main-main dengan menu maupun harga. Kalau ada yang melanggar, wajar jika ditindak tegas,” ujarnya.

Sebelumnya, Badan Gizi Nasional menutup sementara tujuh dapur MBG di sejumlah wilayah Kalimantan Barat setelah evaluasi menemukan berbagai pelanggaran. Beberapa dapur diketahui tidak menjalankan petunjuk teknis selama Ramadan, sementara lainnya tersandung persoalan infrastruktur hingga dugaan markup harga.

Dapur yang dihentikan operasionalnya berada di Sandai (Ketapang), Rasau Jaya, Sungai Kakap dan Arang Limbung (Kubu Raya), Teluk Batang (Kayong Utara), Sejangkung Semanga (Sambas), serta Nanga Pinoh (Melawi).

Sebagian dapur dihentikan karena menyajikan menu yang dianggap terlalu minimal dan tidak sesuai standar program. Ada pula dapur yang dihentikan karena persoalan infrastruktur serta sengketa lahan dengan pemerintah desa setempat. Sementara dapur di Nanga Pinoh disetop operasionalnya karena diduga melakukan penggelembungan harga menu.

Kepala Program MBG Regional Kalimantan Barat, Agus Kurniawi, mengatakan penghentian operasional tersebut bersifat sementara sambil menunggu evaluasi dan perbaikan dari pengelola dapur.

“Kalau juknis tidak dijalankan tentu harus dievaluasi. Penutupan ini sifatnya sementara sampai semua persyaratan dan ketentuan dipenuhi,” kata Agus.

Pemerintah berharap perbaikan segera dilakukan sehingga dapur-dapur tersebut dapat kembali beroperasi dan program MBG tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan gizi para pelajar di daerah.

(Red)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

DPRKP Pontianak Tiga Hari Salurkan Air Bersih, Volume Tembus 20 Ribu Liter

19 Sep 2026 - 11:38 WIB

DPRKP Pontianak Tiga Hari Salurkan Air Bersih, Volume Tembus 20 Ribu Liter

Persatuan Melayu Kalbar Siap Dilantik, Persiapan Dimatangkan

18 Sep 2026 - 17:34 WIB

Persatuan Melayu Kalbar Siap Dilantik, Persiapan Dimatangkan

Air PDAM Asin, Ponton Air Tawar Didatangkan ke Nipah Kuning

16 Sep 2026 - 18:53 WIB

Air PDAM Asin, Ponton Air Tawar Didatangkan ke Nipah Kuning

Sabu Hampir 2 Kilogram dan Uang Rp693 Juta Disita, Ini Pengungkapan Polda Kalbar

16 Sep 2026 - 13:37 WIB

Sabu Hampir 2 Kilogram dan Uang Rp693 Juta Disita, Ini Pengungkapan Polda Kalbar

Tim Ad Hoc IKAI Kalbar Dibentuk, Ini Harapan Muhammad Zulfikar

15 Sep 2026 - 12:01 WIB

Tim Ad Hoc IKAI Kalbar Dibentuk, Ini Harapan Muhammad Zulfikar
Trending di Pontianak