Landak, ZONA Kalbar.id — Polsek Mandor meningkatkan patroli dialogis di sejumlah titik wilayah Kecamatan Mandor pada awal 2026. Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung situasi keamanan sekaligus menyerap informasi dari warga terkait potensi gangguan ketertiban masyarakat.
Dalam patroli tersebut, petugas menyambangi permukiman warga dan membuka ruang dialog terbuka. Polisi mendengarkan keluhan warga soal keamanan lingkungan, sekaligus menyampaikan imbauan agar masyarakat turut berperan menjaga ketertiban di sekitar tempat tinggal mereka.
Selain permukiman, patroli diarahkan ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Mandor yang dinilai sebagai salah satu objek vital. Di lokasi itu, petugas memantau aktivitas pengisian bahan bakar dan mengingatkan karyawan serta pengendara agar mematuhi prosedur keselamatan.
Polisi menekankan pentingnya penerapan standar operasional keselamatan, termasuk larangan penggunaan telepon genggam saat pengisian bahan bakar serta kewaspadaan terhadap aktivitas mencurigakan. Warga juga diminta tertib saat antre dan memastikan keamanan kendaraan masing-masing.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, melalui Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didy Kusnadi, Jumat (2/1) mengatakan, patroli dialogis dilakukan sebagai langkah pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan, terutama di titik-titik yang memiliki kerawanan.
“Pendekatan dialog menjadi penting agar polisi mengetahui langsung situasi di lapangan dan persoalan yang dirasakan masyarakat,” kata Bernadus. Menurut dia, kehadiran polisi di ruang publik diharapkan mampu menekan peluang terjadinya tindak kriminal dan gangguan kamtibmas.
Ia menambahkan, pengawasan terhadap SPBU perlu dilakukan secara berkala karena berkaitan dengan keselamatan publik dan stabilitas distribusi bahan bakar. “Jika menemukan hal yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, kami minta masyarakat segera melapor,” ujarnya.
(ril)

