Sanggau, ZONA Kalbar.id — Persaingan menuju kursi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sanggau dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI berubah pada detik-detik terakhir. Fransiskus Taufik muncul sebagai kandidat baru setelah mengambil berkas pendaftaran bakal calon ketua.
Sebelumnya, kontestasi Musda XI Golkar Sanggau diperkirakan hanya mempertemukan dua nama, yakni Timotius Yance dan Hendrykus Bambang. Kehadiran Taufik membuat peta persaingan kini mengarah pada pertarungan tiga bakal calon.
Pengambilan berkas oleh Taufik menjadi perkembangan baru dalam tahapan pencalonan Ketua DPD Golkar Sanggau. Dinamika ini sekaligus membuka kemungkinan terjadinya persaingan yang lebih ketat dalam perebutan dukungan dari pemilik suara di Musda.
Kepala Kesekretariatan Musda XI Partai Golkar Kabupaten Sanggau, Sudarsono, Minggu (23/8/2026) mengatakan pengambilan berkas merupakan bagian dari tahapan pendaftaran yang telah ditetapkan panitia.
Menurut dia, setiap bakal calon yang mengambil berkas harus mengikuti seluruh tahapan serta memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
“Setiap peserta yang mengambil berkas tentunya akan mengikuti tahapan dan persyaratan yang telah ditetapkan panitia. Selanjutnya berkas tersebut akan dikembalikan untuk dilakukan proses sesuai mekanisme Musda,” ujar Sudarsono.
Dengan munculnya kandidat ketiga, persaingan internal Golkar Sanggau diperkirakan tidak lagi sekadar adu kekuatan dua kubu. Masing-masing bakal calon akan memiliki ruang untuk membangun koalisi, melakukan konsolidasi, dan menggalang dukungan dari pemilik suara.
Tahapan berikutnya menjadi penting untuk melihat siapa saja yang mampu memenuhi persyaratan pencalonan sekaligus mempertahankan dukungan hingga Musda berlangsung.
Komunikasi politik di internal partai pun diperkirakan semakin intens menjelang pelaksanaan Musda XI. Pertarungan bukan hanya soal siapa yang mendaftarkan diri, tetapi juga siapa yang mampu mengonsolidasikan dukungan hingga tahap akhir.
Munculnya Fransiskus Taufik dengan demikian membuat peta perebutan kursi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sanggau semakin terbuka. Musda yang sebelumnya diprediksi menjadi pertarungan dua nama kini berkembang menjadi kontestasi tiga kandidat.
(Butun)





