Sanggau, ZONA Kalbar.id — Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Sanggau mulai memasuki fase persaingan internal. Dua nama kader disebut berpotensi meramaikan bursa calon Ketua DPD Partai Golkar Sanggau untuk periode lima tahun mendatang.
Dinamika itu menguat setelah Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, menyatakan mundur dari bursa pencalonan dan memilih fokus menjalankan tugasnya di pemerintahan.
Setelah Susana tidak lagi masuk dalam kontestasi, perhatian kader mengarah kepada Wakil Ketua DPRD Sanggau, Timotius Yance, dan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sanggau, Hendrykus Bambang.
Timotius Yance telah menyatakan kesiapannya untuk maju apabila memperoleh dukungan dari kader serta pengurus partai, baik di tingkat DPD Partai Golkar Kalimantan Barat maupun DPP Partai Golkar.
“Saya siap maju apabila mendapat dukungan dari kader dan pengurus partai, baik DPD Provinsi maupun DPP,” ujar Timotius, Sabtu (22/8/2026).
Sementara itu, Hendrykus Bambang juga diprediksi membuka peluang untuk maju dalam Musda XI. Namun, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Hendrykus mengenai pencalonannya.
Keduanya memiliki posisi strategis di internal Partai Golkar Sanggau. Jika sama-sama maju, kontestasi perebutan kursi ketua diperkirakan berlangsung ketat karena masing-masing memiliki pengalaman dan jaringan politik di internal partai.
Ketua Penyelenggara Musda XI Partai Golkar Kabupaten Sanggau, Epifania Ratih Kumala Dewi, mengatakan persiapan pelaksanaan Musda telah mencapai sekitar 80 persen.
“Persiapan sudah sekitar 80 persen. Tinggal pelaksanaan,” kata Epifania saat ditemui media ini.
Epifania belum dapat memastikan siapa yang memiliki peluang terbesar untuk memimpin Partai Golkar Sanggau selama lima tahun ke depan. Menurut dia, seluruh kader yang berpotensi maju merupakan kader terbaik partai.
“Siapa yang akan memimpin untuk lima tahun ke depan belum bisa dipastikan. Mereka adalah kader-kader terbaik yang dimiliki Partai Golkar,” katanya.
Musda XI tidak sekadar menjadi forum pergantian kepemimpinan. Hasil musyawarah tersebut juga akan menentukan arah politik Partai Golkar Sanggau dalam menghadapi agenda pemerintahan dan politik lima tahun mendatang.
Dengan Timotius Yance yang telah menyatakan kesiapan maju dan Hendrykus Bambang yang diprediksi berpeluang masuk bursa meski belum menyampaikan pernyataan resmi, dinamika Musda XI Partai Golkar Sanggau diperkirakan masih akan berkembang hingga proses pencalonan berlangsung.
(ril)





