Pangkalan LPG 3 Kg “Tiga Nyadik” di Jalan Perintis Sekayam Terbakar

Gambar Gravatar
IMG 20260118 093822
Oplus_131072

Sanggau, ZONA Kalbar.id — Kebakaran melanda sebuah pangkalan LPG 3 kilogram di Jalan Perintis, Dusun Balai Karangan III, Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Sabtu (17/1) pagi. Usaha distribusi gas bersubsidi bernama “Tiga Nyadik” itu dilalap api diduga akibat korsleting listrik.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.30 WIB, saat aktivitas di pangkalan gas belum dimulai. Asap tebal pertama kali terlihat oleh warga yang melintas di lokasi. Informasi itu kemudian diteruskan kepada salah satu karyawan pangkalan, Faisal Rahmad, yang segera menuju tempat kejadian perkara.

“Setibanya di lokasi, api sudah membesar di bagian belakang bangunan,” kata Kapolsek Sekayam AKP Sutikno. Ia menyebut Faisal langsung menghubungi pemilik usaha serta petugas pemadam kebakaran.

Dua unit mobil pemadam dari Kecamatan Sekayam dan Kecamatan Beduai dikerahkan. Warga sekitar turut membantu proses pemadaman untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di kawasan permukiman Balai Karangan.

Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 07.20 WIB, setelah upaya pemadaman berlangsung hampir satu jam.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat kebakaran terjadi, pemilik usaha dan karyawan tidak berada di lokasi. Pemilik pangkalan LPG 3 kilogram itu diketahui bernama Tonang Ramda Maulu Harahap, 31 tahun, seorang wiraswasta yang berdomisili di Dusun Balai Karangan III.

Berdasarkan pemeriksaan awal kepolisian, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari instalasi yang mengaliri perangkat CCTV di bagian belakang bangunan. Material bangunan yang sebagian besar terbuat dari papan dan kayu mempercepat penyebaran api, sehingga pangkalan gas mengalami kerusakan cukup parah.

Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp70 juta. Polisi telah memasang garis polisi dan melakukan pengumpulan keterangan saksi untuk pendalaman lebih lanjut.

Kapolsek Sekayam mengimbau pelaku usaha, khususnya yang bergerak di bidang penyimpanan dan distribusi bahan mudah terbakar seperti LPG, agar memastikan instalasi listrik terpasang sesuai standar keselamatan. “Perawatan instalasi listrik menjadi kunci untuk mencegah kebakaran serupa,” ujarnya.

(Butun)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Iklan ZONA Kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *