Panen Raya Mempawah, Pemerintah Tekankan Kemandirian Pangan Nasional

Gambar Gravatar
IMG 20260107 WA0022

Mempawah, ZONA Kalbar.id — Kabupaten Mempawah ikut masuk dalam peta nasional panen raya serentak yang dijadikan pemerintah sebagai panggung pengumuman capaian swasembada pangan. Di tengah hamparan sawah yang dipanen, pemerintah pusat menyampaikan klaim keberhasilan produksi pangan nasional melalui sambungan video bersama Presiden Prabowo Subianto.

Panen di Mempawah berlangsung pada Rabu (7/1) dan dihadiri Kepala Staf Kodam XII/Tanjungpura Brigjen TNI Putra Widyawinaya bersama jajaran pemerintah daerah dan aparat keamanan. Kehadiran unsur TNI, Polri, serta pemerintah provinsi dan kabupaten menandai kuatnya keterlibatan negara dalam program pangan yang kini kembali ditempatkan sebagai agenda strategis nasional.

Melalui konferensi video yang diikuti serentak dari berbagai daerah, Presiden Prabowo menyatakan Indonesia telah mencapai swasembada pangan. Pernyataan itu disampaikan di tengah dorongan pemerintah untuk memperkuat produksi domestik sekaligus menekan ketergantungan impor beras dan komoditas pokok lainnya.

Namun, di tingkat daerah, tantangan ketahanan pangan tidak berhenti pada panen raya. Persoalan klasik seperti ketersediaan pupuk, irigasi, alih fungsi lahan, hingga stabilitas harga gabah masih menjadi pekerjaan rumah yang menentukan keberlanjutan klaim swasembada tersebut.

Brigjen TNI Putra Widyawinaya menyebut keterlibatan TNI dalam panen raya merupakan bagian dari dukungan terhadap program pangan nasional. Menurutnya, pendampingan terhadap petani akan terus dilakukan untuk menjaga kesinambungan produksi, terutama di wilayah yang menjadi lumbung pangan daerah.

Pemerintah Kabupaten Mempawah menyatakan daerahnya siap berkontribusi sebagai penyangga ketahanan pangan Kalimantan Barat. Namun kontribusi itu, menurut sejumlah pihak di lapangan, perlu dibarengi kebijakan konkret yang berpihak pada petani, bukan sekadar perayaan panen sesaat.

Panen raya di Mempawah berlangsung tanpa kendala berarti. Meski demikian, efektivitas program pangan nasional akan diuji bukan pada seremoni panen, melainkan pada kemampuan negara memastikan produksi berkelanjutan, distribusi adil, serta kesejahteraan petani sebagai aktor utama di sektor pangan.

(ril)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Iklan ZONA Kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *