Pada Usia 79 Tahun, HMI Diuji Relevansinya di Tengah Perubahan Zaman

Gambar Gravatar
IMG 20260205 082708
Oplus_131072

Pontianak, ZONA Kalbar.id — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) genap berusia 79 tahun pada 5 Februari 2026. Usia panjang itu menempatkan HMI sebagai salah satu organisasi mahasiswa tertua di Indonesia. Namun, bertambahnya usia juga membawa pertanyaan lama yang terus berulang, sejauh mana HMI tetap relevan di tengah perubahan sosial dan politik yang kian cepat.

Didirikan pada 5 Februari 1947 oleh Prof. Dr. H. Lafran Pane, HMI lahir pada masa awal kemerdekaan, ketika arah bangsa masih diperdebatkan. Sejak itu, organisasi ini dikenal dengan dua komitmen utama keislaman dan keindonesiaan yang menjadi landasan kaderisasi.

Dalam perjalanan hampir delapan dekade, HMI terlibat dalam berbagai fase sejarah nasional, dari masa revolusi hingga demokrasi elektoral. Sejumlah alumninya menempati posisi strategis di birokrasi, politik, dan masyarakat sipil. Namun, dinamika zaman juga memunculkan kritik terhadap organisasi mahasiswa yang dinilai kerap terjebak rutinitas struktural dan kehilangan daya kritis.

Instruktur HMI Kalimantan Barat, Syaiful, menilai peringatan Dies Natalis seharusnya tidak berhenti pada pengulangan sejarah. Menurut dia, tantangan terbesar HMI hari ini justru terletak pada kemampuannya membaca persoalan riil masyarakat.

“Khidmat tidak cukup dimaknai sebagai slogan. Ia harus tampak dalam sikap kritis terhadap ketimpangan sosial, kebijakan publik, dan kemunduran etika demokrasi,” kata Syaiful, Rabu, 5 Februari 2026.

Ia menambahkan, warisan pemikiran Lafran Pane bukanlah romantisme masa lalu, melainkan kerangka nilai yang menuntut keberanian bersikap. Tanpa itu, HMI berisiko kehilangan makna di mata generasi muda.

Memasuki usia ke-79, HMI kembali dihadapkan pada pilihan mendasar: tetap menjadi ruang pembentukan intelektual kritis, atau sekadar bertahan sebagai organisasi dengan sejarah panjang tetapi minim pengaruh substantif. Jawaban atas pilihan itu, menurut Syaiful, hanya dapat dibuktikan melalui kerja nyata, bukan perayaan.

(ril)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Iklan ZONA Kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *