Sanggau, zonakalbar.id- Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Marlina meyampaikan Januari hingga akhir Oktober 2024 pihaknya mencatat temuan kasus Tuberkulosis (TBC) mecapai 6.039 dari semua temuan 1.118 diyatakan positif TBC.
Marlina jelaskan TBC adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini biasanya menyerang paru-paru, namun tidak jarang pula bakteri dapat memengaruhi bagian tubuh lainnya. Bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang organ tubuh selain paru-paru perlu dibedakan dengan TBC biasa.
Berdasarkan data penemuan kasus TBC Kabupaten Sanggau Marlina meyebut Kecamatan Kapuas ditemukan sebayak 551 kasus, Sekayam 489, Parindu 482, dan Kecamatan Tayan Hulu 477. Kecamatan Kembayan 392, Balai 367, Meliau 364, dan Kecamatan Jangkang 363, serta kecamatan lainnya dengan kisaran 100-200an kasus.
“Untuk saat ini, sepanjang Januari sampai sekarang kita menemukan kasus baru dengan status terduga TBC sudah diatas enam ribu, dan untuk penyakit ini kita utamakan menemukan dulu sebaran penderitanya,” terang Marlina, Selasa (19/11).
Marlina meyebut, untuk penanganan TBC di Kabupaten Sanggau sesuai arahan Kemenkes, pada pencarian dan menemukan penderita, yang selanjutnya penekanan terhadap isolasi pasien. Pengobatan dikuatkan dengan pemutusan tali penularan penyakit dan mencegah pertambahan kasus dari penderita baru yang terjangkit.
“Intinya ini adalah penyakit menular dan dapat di sembuhkan melalui penanganan yang tepat dari tenaga Kesehatan, dan kedisiplinan dari penderita dan bersama mencegah penularannya,” ujarnya.
