Mempawah, ZONA Kalbar.id – Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XII mengoptimalkan lahan di kesatuannya untuk budidaya ikan air tawar guna mendukung program ketahanan pangan nasional. Langkah ini merupakan implementasi dari pembinaan ketahanan pangan internal TNI AL sekaligus upaya memperkuat kemandirian logistik berbasis sumber daya lokal.
Kegiatan yang digelar di Makodaeral XII, Desa Wajok Hilir, Kabupaten Mempawah, Jumat (24/20), itu diwujudkan dengan penebaran benih ikan secara simbolis kepada seluruh satuan kerja (satker) di jajarannya. Total benih yang disalurkan mencapai 33.000 ekor, terdiri dari 18.500 ekor nila, 12.500 ekor lele, dan 2.000 ekor patin.
Masing-masing satker akan mengelola benih tersebut secara mandiri di lahan yang tersedia.
Program budidaya ini dirancang tidak hanya untuk menjamin ketersediaan pangan bergizi bagi prajurit dan keluarganya, tetapi juga membuka peluang pengembangan ekonomi produktif secara berkelanjutan.
Melalui budidaya ikan air tawar, Kodaeral XII tidak hanya mendorong ketersediaan bahan pangan bergizi, tetapi juga membuka peluang pengembangan ekonomi produktif satuan dalam jangka panjang.
Inisiatif Kodaeral XII ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis satuan. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pembinaan potensi sumber daya maritim yang berkelanjutan.
Dengan program ini, Kodaeral XII menegaskan komitmennya mendukung kebijakan pemerintah di bidang ketahanan pangan. Secara bersamaan, institusi ini memperkuat peran TNI AL dalam membina wilayah pertahanan laut yang berorientasi pada kesejahteraan personel dan masyarakat.(ril)
