Istana Negara Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H, Diikuti Pimpinan Negara dan Ulama

Gambar Gravatar
IMG 20260311 WA0002

JAKARTA, ZONA Kalbar.id— Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendampingi Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan 1447 Hijriah di Istana Negara, Selasa malam, 10 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung pada malam ke-21 Ramadan itu menjadi momentum refleksi bagi umat Islam untuk memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an serta memperkuat persatuan bangsa.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengajak masyarakat menjadikan peringatan Nuzulul Qur’an sebagai kesempatan untuk memahami dan menghayati ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai nilai-nilai yang terkandung dalam kitab suci tersebut relevan sebagai pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Presiden juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan nasional di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian. Menurut dia, kondisi dunia saat ini menunjukkan banyak tantangan yang menuntut bangsa-bangsa untuk memperkuat solidaritas dan kerja sama.

Prabowo menegaskan bahwa sebagai kepala negara, ia memandang amanah kepemimpinan sebagai tanggung jawab untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia tanpa memandang latar belakang suku, ras, maupun agama. Pemerintah, kata dia, berkewajiban memastikan seluruh warga negara mendapat perlindungan serta perhatian dari negara.

Selain itu, Presiden menyampaikan komitmen pemerintah untuk terus mengupayakan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan pentingnya upaya mengatasi kemiskinan, kelaparan, serta berbagai bentuk penderitaan yang masih dialami sebagian rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung pentingnya menjaga integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ia menegaskan bahwa pemberantasan korupsi dan praktik penyelewengan merupakan prasyarat penting bagi keberhasilan sebuah negara.

Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum untuk meneguhkan kembali komitmen menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut Nasaruddin, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an seperti keadilan, persaudaraan, tanggung jawab moral, serta kepedulian terhadap lingkungan memiliki relevansi penting dalam perjalanan pembangunan bangsa Indonesia.

Ia juga mengingatkan bahwa para ulama selama ini mengajarkan agar dakwah dan tutur kata menjadi penyejuk yang memperkuat persaudaraan serta menjaga persatuan di tengah masyarakat.

Peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan tersebut turut dihadiri pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, tokoh agama, pimpinan organisasi keagamaan, serta sejumlah tokoh masyarakat.

(Ariya LB)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Iklan ZONA Kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *