Singkawang, ZONA Kalbar.id — Pondok Pesantren Hidayatur Ruhamaa, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, memperingati haul ke-16 Presiden ke-4 RI sekaligus Pahlawan Nasional Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Sabtu malam, 20 Desember 2025. Peringatan tersebut digelar di kompleks pesantren di Jalan Veteran, Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah.
Haul kali ini mengangkat tema ‘Menyikapi Fenomena Dunia Pendidikan di Indonesia Saat Ini’. Salah satu pembicara, alumni Pondok Pesantren Hidayatur Ruhamaa’, H. Viky Romansyah, menyoroti pentingnya penguatan pendidikan agama bagi anak-anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
“Perkembangan teknologi yang sangat cepat telah mengubah hampir seluruh aktivitas kehidupan manusia. Kondisi ini menuntut adanya pendidikan agama yang lebih kuat, baik di lingkungan keluarga maupun di sekolah,” kata Viky, Senin, 22 Desember 2025.
Viky yang juga anggota DPRD Kota Singkawang dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai pendidikan agama harus menjadi fondasi utama dalam pembentukan karakter generasi muda. Menurut dia, peran orang tua menjadi kunci dalam mengawasi dan membimbing anak agar tidak kehilangan nilai-nilai moral di tengah arus digitalisasi.
“Kita harus memastikan anak-anak memiliki dasar agama yang kuat untuk menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Viky juga menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Santri dan Alumni Madrasah (ISAMA) serta masyarakat Singkawang yang telah memberikan dukungan dan bantuan dalam pelaksanaan kegiatan haul. Ia berharap bantuan tersebut membawa keberkahan bagi semua pihak.
Peringatan haul ke-16 Gus Dur ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama di Indonesia. “Dengan pendidikan agama yang kokoh, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” kata Viky.
(Hamdani)
