Mempawah, ZONA Kalbar.id — Pemerintah Kabupaten Mempawah bersama unsur TNI memantau kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Rabu, 11 Maret 2026. Pemantauan dilakukan untuk memastikan pasokan kebutuhan masyarakat tetap aman serta mengantisipasi lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan.
Komandan Kodim 1201/Mempawah bersama Wakil Bupati Mempawah meninjau langsung aktivitas perdagangan di pasar. Mereka berdialog dengan pedagang dan pembeli untuk mengetahui perkembangan harga sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur.
Dari hasil pemantauan di lapangan, harga sebagian besar bahan pokok terpantau masih relatif stabil. Kenaikan harga hanya terjadi pada beberapa komoditas, namun dinilai masih dalam batas wajar.
Komandan Kodim 1201/Mempawah mengatakan kenaikan harga yang terjadi lebih banyak dipengaruhi faktor distribusi, seperti biaya pengiriman barang dari daerah pemasok. Menurut dia, secara umum ketersediaan barang di pasar masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.
Selain memeriksa harga, rombongan juga mengecek kondisi barang yang dijual para pedagang. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada produk kedaluwarsa yang masih beredar di pasar.
Pedagang diimbau untuk rutin memeriksa masa berlaku barang dagangan serta menarik produk yang sudah melewati batas konsumsi dari lapak penjualan.
Wakil Bupati Mempawah menyatakan pemantauan tersebut merupakan langkah pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar menjelang Idulfitri. Ia juga memastikan stok bahan pangan di wilayah Mempawah masih dalam kondisi aman.
Pemantauan harga bahan pokok di pasar tradisional menjadi salah satu langkah yang rutin dilakukan pemerintah daerah setiap menjelang hari besar keagamaan, ketika permintaan masyarakat biasanya meningkat.
(ril)
