Dinkes Sanggau Targetkan Posyandu Siklus Hidup Aktif di Setiap Desa

Gambar Gravatar
IMG 20251024 130728
Oplus_131072

Sanggau, ZONA Kalbar.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sanggau memperkuat peran pos pelayanan terpadu (Posyandu) sebagai upaya menurunkan angka kematian ibu hamil (bumil) di Sanggau. Posyandu dinilai memiliki peran penting dalam memberikan layanan kesehatan dasar bagi ibu dan anak di tingkat desa dan kelurahan.

Sekretaris Dinkes Kabupaten Sanggau, Najori, mengatakan hingga tahun 2025 tercatat terdapat 671 Posyandu balita yang tersebar di 15 kecamatan dan 19 puskesmas di seluruh kabupaten. Setiap desa dan kelurahan rata-rata memiliki lebih dari tiga Posyandu.

“Untuk Posyandu usia produktif atau Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) berjumlah 156 unit dengan rata-rata satu Posbindu di setiap desa atau kelurahan,” ujar Najori saat menghadiri Pertemuan Koordinasi Pelaksanaan Layanan Primer Posyandu bersama Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) di Aula Dinkes Sanggau, Kamis, 23 Oktober 2025.

Selain itu, terdapat 84 Posyandu remaja yang tersebar di 15 kecamatan dengan cakupan 12 puskesmas, serta 379 Posyandu lansia yang tersebar di 19 puskesmas.

Untuk meningkatkan kualitas layanan, kata Najori, Dinkes secara rutin menggelar pelatihan dan pembinaan bagi kader Posyandu agar mampu memberikan pelayanan primer yang berkelanjutan. Pembinaan dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga desa atau kelurahan.

“Upaya ini tidak bisa dilakukan sendiri. Kami mengajak lintas sektor, lintas bidang, dan lintas program kesehatan untuk bersama-sama mewujudkan Posyandu siklus hidup yang aktif dan mampu memberikan layanan maksimal kepada masyarakat,” ujarnya. (Butun)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Iklan ZONA Kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *