Sanggau, ZONA Kalbar.id — Kepolisian Sektor (Polsek) Beduai menggelar razia selektif di jalur perbatasan Kabupaten Sanggau untuk menekan peredaran narkoba dan lalu lintas barang ilegal. Razia digelar pada Jumat, 12 Desember 2025, di sekitar Mapolsek Beduai, wilayah yang dikenal rawan dimanfaatkan sebagai lintasan penyelundupan menuju dan dari Malaysia.
Dalam razia tersebut, petugas menghentikan dan memeriksa kendaraan yang melintas secara selektif. Sasaran pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi kendaraan, barang bawaan, serta indikasi pelanggaran hukum, mulai dari tindak pidana narkotika, kepemilikan senjata api dan senjata tajam, kejahatan 3C (curat, curas, curanmor), hingga potensi keberadaan pekerja migran Indonesia (PMI) nonprosedural.
Razia dipimpin Kanit Propam Polsek Beduai, Aiptu Saryanto, bersama sejumlah personel. Pemeriksaan dilakukan secara humanis namun tetap mengedepankan ketegasan sesuai standar operasional prosedur kepolisian.
Selama kegiatan berlangsung, polisi memeriksa 40 kendaraan, terdiri dari 12 sepeda motor, 16 mobil pribadi, dan 12 kendaraan angkutan barang. Dari hasil pemeriksaan, petugas memberikan teguran langsung kepada sejumlah pengendara yang melanggar aturan lalu lintas, terutama pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm dan menggunakan knalpot tidak sesuai standar.
Petugas juga menghentikan sebuah kendaraan angkutan barang yang mengangkut buah kelapa sawit tanpa jaring pengaman. Sopir kendaraan tersebut diberikan peringatan agar mematuhi standar keselamatan pengangkutan demi mencegah kecelakaan lalu lintas.
Meski tidak ditemukan narkotika, senjata api, senjata tajam, maupun barang ilegal lainnya, kepolisian menegaskan razia akan terus dilakukan secara berkala. Polsek Beduai menilai razia dan patroli rutin menjadi langkah krusial untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan di wilayah perbatasan.
Kapolsek Beduai AKP Heri Triyana mengatakan razia tidak semata-mata berorientasi pada pelanggaran lalu lintas, tetapi menjadi bagian dari strategi pencegahan kejahatan lintas wilayah.
“Razia ini kami lakukan untuk memperketat pengawasan jalur darat yang kerap dimanfaatkan membawa narkoba dan barang ilegal. Kami ingin memberi efek jera sekaligus memastikan situasi kamtibmas di Beduai tetap aman dan kondusif,” ujar Heri.
Menurut dia, konsistensi razia menjadi kunci menjaga stabilitas keamanan di kawasan perbatasan yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi dibanding wilayah lain.
(Butun)








