Kapuas Hulu, ZONA Kalbar.id — DPD Partai Golkar Kabupaten Kapuas Hulu menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI di Aula Hotel Uncak Lestari, Putussibau Selatan, Rabu, 26 Agustus 2026.
Musda tersebut dibuka Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Barat Ichfany, ST. Forum lima tahunan itu menjadi momentum evaluasi kinerja partai sekaligus menyusun strategi konsolidasi dan pemenangan Pemilu 2029.
Ichfany mengatakan Musda tidak semestinya diukur dari kemeriahan atau jumlah peserta. Menurut dia, substansi utama forum tersebut adalah memperkuat silaturahmi, menjaga soliditas kader, serta mengevaluasi kondisi organisasi selama lima tahun terakhir.
“Musda merupakan ajang silaturahmi keluarga Partai Golkar, khususnya untuk menjaga soliditas dan mengevaluasi secara benar kondisi partai kita lima tahun terakhir,” kata Ichfany.
Hasil evaluasi tersebut, kata dia, harus diterjemahkan menjadi langkah konkret untuk memperkuat kaderisasi, konsolidasi, dan proyeksi pemenangan partai.
Ichfany menekankan keberhasilan Partai Golkar tidak semata-mata diukur dari jumlah suara, kursi parlemen, atau kemenangan kader dalam kontestasi eksekutif. Menurut dia, karakter kader dan penerapan doktrin karya kekaryaan serta semangat gotong royong juga menjadi bagian penting dari keberhasilan partai.
“Kader Partai Golkar memiliki identitas yang melekat, peka terhadap kondisi sosial masyarakat dan memiliki karakter. Karena itu, saya meminta dan menegaskan kader Partai Golkar untuk mengawal dan mendukung program Pemerintah Presiden Prabowo,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya konsolidasi organisasi hingga tingkat paling bawah. Menurut Ichfany, persaingan politik pada Pemilu 2029 akan ditentukan oleh partai yang paling cepat dan efektif melakukan konsolidasi.
“Partai yang berhasil di kontestasi 2029 bukan partai besar melawan partai kecil atau partai kuat melawan partai lemah, tetapi partai yang paling cepat melakukan konsolidasi sampai ke bawah,” katanya.
Karena itu, Ichfany meminta hasil Musda XI tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Pengurus baru diminta segera menyusun pemetaan organisasi sekaligus strategi pemenangan Pemilu 2029.
“Pasca-Musda XI ini nanti, saya berharap tidak hanya seremonial. Harus dibuat skema pemetaan konsolidasi sekaligus pemetaan skema pemenangan Pemilu 2029,” ujarnya.
Dalam Musda tersebut, Kuswandi ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kapuas Hulu masa bakti 2025-2030.
Kuswandi mengatakan pengurus baru akan memprioritaskan penguatan konsolidasi hingga tingkat akar rumput. Langkah itu ditujukan untuk meningkatkan perolehan kursi Golkar, baik di DPR RI, DPRD Kalimantan Barat maupun DPRD Kabupaten Kapuas Hulu.
“Poin utama ke depan adalah penguatan konsolidasi partai sampai ke akar rumput untuk meningkatkan perolehan kursi, baik DPR RI, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten,” kata Kuswandi.
Ia mengatakan penguatan tersebut akan dilakukan bersama kepengurusan baru periode 2025-2030. Partai Golkar Kapuas Hulu, kata dia, juga akan menjalankan keputusan dan instruksi partai.
Saat ini, Kuswandi merupakan anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu dari Fraksi Golkar. Ia berasal dari daerah pemilihan (dapil) I yang meliputi Kecamatan Putussibau Utara, Embaloh Hilir, Embaloh Hulu, Batang Lupar, Badau, Empanang, dan Puring Kencana.
Dalam Pemilu Legislatif 2024, Kuswandi memperoleh 3.508 suara dan menjadi peraih suara terbanyak di Dapil I Kapuas Hulu.
Musda XI turut dihadiri jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kalimantan Barat, anggota DPR RI Fraksi Golkar dapil Kalbar II Adrianus Asia Sidot, anggota DPRD Kalbar Usmandi, Sekretaris DPD Partai Golkar Kalbar Ason, pengurus DPD Partai Golkar Kapuas Hulu, pimpinan kecamatan, serta sesepuh Partai Golkar Kapuas Hulu.
(ril)





