Sanggau, ZONA Kalbar.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Malenggang, Dusun Tapang Sebeluh, Desa Malenggang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, pada Minggu petang, 24 Mei 2026, sekitar pukul 18.30 WIB. Insiden yang melibatkan sebuah mobil Mitsubishi Xpander dan sepeda motor Honda CB150 Verza itu menyebabkan seorang pengendara mengalami luka-luka.
Kapolsek Sekayam AKP Dr. Sutikno mengatakan kecelakaan diduga bermula ketika pengendara sepeda motor kehilangan kendali saat melintasi tikungan jalan.
“Begitu menerima informasi adanya kecelakaan lalu lintas, personel kami segera menuju lokasi untuk mengamankan TKP, melakukan pendataan serta mengevakuasi barang bukti ke Polsek Sekayam,” kata Sutikno, Senin, 25 Mei 2026.
Mobil Mitsubishi Xpander putih bernomor polisi KB 1104 DN itu dikemudikan Silvinus Evan, 23 tahun, warga Dusun Tapang Sebeluh, Desa Malenggang, Kecamatan Sekayam. Saat kejadian, mobil tersebut turut ditumpangi Milisiana Simau, 23 tahun, warga Dusun Setapang Sebeluh, Desa Malenggang.
Sementara pengendara sepeda motor Honda CB150 Verza tanpa pelat nomor diketahui bernama Bakri, 45 tahun, warga Desa Sungai Seria, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kecelakaan bermula saat Mitsubishi Xpander melaju dari arah Dusun Tapang Sebeluh menuju Desa Malenggang. Dari arah berlawanan datang sepeda motor yang dikendarai Bakri.
Saat melintasi tikungan di Jalan Lintas Malenggang, pengendara sepeda motor diduga kehilangan kendali hingga masuk ke jalur lawan. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.
Akibat benturan tersebut, Bakri mengalami luka robek di kepala bagian kiri serta luka pada jari kaki kanan. Korban kemudian mendapatkan penanganan medis di Pos Kesehatan Desa Malenggang.
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Pengemudi dan penumpang Mitsubishi Xpander dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
Menurut hasil pemeriksaan awal, faktor kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor saat melintasi tikungan diduga menjadi penyebab utama kecelakaan. Polisi mengimbau masyarakat untuk mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama di jalur menikung dan minim penerangan.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan berkendara,” ujar Sutikno.
(Butun)
