Popular Posts

Seorang Wanita di MeliauTenggelam di Sungai Kapuas, Tim Gabungan Masih Mencari

IMG 20260714 WA0002

Sanggau, ZONA Kalbar.id – Tim gabungan dari Polsek Meliau, BPBD Kabupaten Sanggau, dan warga setempat masih melakukan pencarian terhadap seorang perempuan berinisial LN, 25 tahun, yang diduga tenggelam di Sungai Kapuas, Dusun Meliau Hilir, Desa Meliau Hilir, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, pada Minggu sore, 12 Juli 2026.

Peristiwa tersebut dilaporkan warga kepada kepolisian sekitar pukul 16.30 WIB. Setelah menerima informasi, personel Polsek Meliau langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian, meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan BPBD guna melakukan pencarian.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga menuju jamban yang berada di belakang rumah sekitar pukul 16.15 WIB untuk mandi, sebagaimana rutinitas yang biasa dilakukannya.

Salah seorang saksi, Sunaryo, 64 tahun, mengaku melihat korban terjun ke Sungai Kapuas. Beberapa saat kemudian, korban tidak lagi terlihat muncul ke permukaan. Menyadari kondisi tersebut, saksi segera meminta pertolongan warga sekitar.

Warga kemudian melakukan pencarian secara spontan di sekitar lokasi sebelum aparat kepolisian dan tim gabungan tiba untuk mengambil alih proses pencarian.

Polisi juga meminta keterangan saksi lain, Ema Susanti, 38 tahun, guna melengkapi kronologi kejadian. Dari hasil pengumpulan informasi, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi atau kejang. Keluarga juga menyampaikan bahwa korban terbiasa menggunakan air sungai untuk mandi, meski mereka telah beberapa kali mengingatkan agar tidak mandi langsung di sungai karena faktor keselamatan.

Kapolsek Meliau, Iptu Supar, mengatakan pihaknya segera mengerahkan personel setelah menerima laporan masyarakat dan langsung berkoordinasi dengan BPBD serta unsur terkait untuk mempercepat pencarian.

“Kami langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Personel melakukan pengamanan lokasi, meminta keterangan saksi, mendata identitas korban, dan bersama BPBD serta warga melakukan pencarian secara maksimal. Fokus kami saat ini adalah menemukan korban secepat mungkin dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas di lapangan,” kata Supar.

Menurut dia, derasnya arus Sungai Kapuas menjadi kendala dalam proses pencarian. Karena itu, tim gabungan menyisir tepian sungai dan sejumlah titik yang diperkirakan menjadi jalur hanyut korban.

Supar juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika debit dan arus air meningkat. Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit tertentu guna mencegah kejadian serupa.

Hingga berita ini ditulis, korban belum ditemukan. Tim gabungan masih melanjutkan pencarian dan kepolisian mengimbau masyarakat tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menunggu perkembangan resmi dari pihak berwenang.

(Butun)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *