Dinkes Sanggau Validasi Data STBM, Warga Nekan Diminta Hentikan BAB Sembarangan

Gambar Gravatar
Oplus_131072

SANGGAU, ZONA Kalbar.id — Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau melalui Puskesmas Entikong mempercepat pelaksanaan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan melakukan validasi data jamban di wilayah perbatasan. Upaya ini menjadi dasar evaluasi sanitasi yang telah berjalan sejak awal tahun.

Kepala Puskesmas Entikong, Gatot Setiarno, menyebut Desa Nekan di Kecamatan Entikong menjadi lokasi verifikasi kedua dalam rangka penetapan status Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan. Targetnya, seluruh warga memiliki akses jamban sehat.

Bacaan Lainnya

“Validasi data jamban kami mulai dari Desa Nekan karena wilayah ini menjadi prioritas STBM tahun 2025. Fokus kami memastikan setiap rumah memiliki jamban sehat sesuai standar,” ujar Gatot, Kamis, 4 Desember 2025.

Menurut Gatot, verifikasi dilakukan bertahap sejak Februari. Tim teknis menyasar enam dusun di desa tersebut untuk memastikan data sanitasi yang akurat. Ia menegaskan, capaian ODF bukan hanya soal ketersediaan jamban, tetapi juga perubahan perilaku masyarakat.

“Dari hasil validasi, sekitar 63 persen rumah tangga di Desa Nekan belum memiliki jamban sehat atau bahkan tidak memiliki jamban sama sekali. Ini tantangan besar untuk mencapai status ODF,” kata Gatot.

Puskesmas Entikong, kata dia, terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan para kader kesehatan untuk mendorong percepatan pembangunan fasilitas sanitasi dan peningkatan kesadaran warga terhadap perilaku hidup bersih dan sehat. (Butun)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Pos terkait

Iklan ZONA Kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *