Sanggau, ZONA Kalbar.id — Evaluasi kinerja Kelompok Kerja Operasional Posyandu (Pokjanal) di Kabupaten Sanggau menunjukkan bahwa keberhasilan Posyandu dalam mendukung kesehatan masyarakat sangat bergantung pada pembinaan yang terintegrasi lintas sektor. Pemerintah daerah mendorong agar pos pelayanan terpadu tidak hanya menjadi pusat layanan kesehatan dasar, tetapi juga ruang pemberdayaan masyarakat di berbagai fase kehidupan.
Hingga 2025, terdapat lebih dari 671 Posyandu balita dan puluhan Posyandu yang melayani kelompok usia produktif, remaja, hingga lansia di seluruh kecamatan. Keterlibatan sektor Pendidikan, Sosial, Pekerjaan Umum, hingga Perumahan Rakyat menunjukkan bahwa pembangunan kesehatan kini bergerak lebih komprehensif, menyasar aspek sosial yang mendukung kualitas hidup warga secara berkelanjutan.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sanggau, Stepanus Jonedi menegaskan bahwa pembinaan yang sinergis antara aparat pemerintahan dan tenaga kesehatan menjadi pilar penting dalam memperkuat kelembagaan Posyandu. “Pokjanal berperan sebagai penggerak agar Posyandu tidak hanya aktif secara administrasi, tetapi mampu memberikan pelayanan yang berkualitas dan terus berinovasi,” ujar Stepanus, Selasa (2/12).
Menurut dia, penguatan kapasitas kader serta pemantauan rutin menjadi strategi untuk memastikan layanan Posyandu tetap adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. “Posyandu adalah garda terdepan deteksi dini dan pencegahan penyakit. Karena itu, koordinasi dari desa hingga tingkat kabupaten harus berjalan kuat dan konsisten,” kata Stepanus.
Ia menambahkan, transformasi sistem kesehatan yang tengah dijalankan pemerintah pusat menuntut daerah turut mempercepat peningkatan kualitas layanan dasar. “Kami ingin seluruh Posyandu menjadi ruang yang ramah dan mudah dijangkau, sehingga tidak ada warga yang tertinggal dari layanan kesehatan,” ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Sanggau berharap, dengan dukungan lintas sektor yang semakin solid, Posyandu dapat menjadi motor pembangunan kesehatan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. (Butun)








