Sanggau, ZONA Kalbar.id β Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau mulai memperketat evaluasi kinerja puskesmas dalam pengelolaan jaminan kesehatan masyarakat.
Dinkes Sanggau menyoroti capaian Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) yang dinilai masih belum optimal di sebagian besar fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Sekretaris Dinkes Sanggau, Najori, Kamis (6/11) mengatakan perbaikan kinerja puskesmas menjadi fondasi utama peningkatan mutu layanan publik di sektor kesehatan.
βPembangunan kesehatan menuntut sistem yang efektif dan SDM yang kompeten. Capaian KBK mencerminkan kualitas kerja puskesmas dan akan berdampak langsung pada pendapatan fasilitas,β ujarnya.
KBK mengukur performa puskesmas melalui tiga indikator, diantaranya kontak layanan, rasio rujukan nonspesialistik, serta pengendalian peserta program Prolanis bagi pasien penyakit kronis. Data internal menunjukkan angka capaian masih rendah, terutama dalam pengendalian penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi.
Menurut Najori, tantangan terbesar ada pada konsistensi edukasi dan pemantauan pasien. βSemakin baik puskesmas mengelola penyakit kronis, semakin kuat pondasi kesehatan masyarakat,β katanya. (Butun)








