Sanggau

Bocah di Peruan Dalam Jadi Korban Longsor Tebing Sungai

badge-check

Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Sanggau, ZONA Kalbar.id — Seorang bocah laki-laki berusia delapan tahun di Dusun Peruan Dalam, Desa Peruan Dalam, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, meninggal dunia setelah tertimbun material tanah di tepi aliran anak Sungai Pengkedant, Rabu (5/11) sore.

Korban berinisial VDP, pelajar sekolah dasar, dilaporkan tengah bermain bersama dua temannya, AST dan H, sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka awalnya memancing di aliran sungai yang kerap dijadikan warga sebagai lokasi mencari labi-labi. Setelah itu, ketiganya bermain di tepian sungai dengan kondisi tanah gembur dan tebing yang rapuh.

Menurut keterangan saksi, korban sempat menggali tanah pada bagian lereng bekas lubang pencarian labi-labi. Tiba-tiba, tebing tersebut runtuh dan menimbun tubuh korban. Dua rekannya yang panik berusaha menarik korban dari timbunan tanah sebelum berlari memberi tahu orang tua korban.

Ayah korban segera membawa anaknya ke Polindes Peruan Dalam. Bidan setempat, Paulina Monalisa, menyatakan sudah tidak ada tanda nadi dan menyarankan agar korban dirujuk ke Puskesmas Sosok. Sekitar pukul 15.30 WIB, dokter puskesmas, dr. Lindung, memastikan korban meninggal sekitar satu jam sebelum tiba.

Hasil visum mengonfirmasi tidak ditemukan tanda kekerasan. Korban diduga mengalami sesak dan kelelahan akibat tertimpa tanah yang menghentikan fungsi jantung.

Polsek Tayan Hulu langsung mendatangi lokasi kejadian, memasang garis polisi, dan mengumpulkan keterangan saksi. Kapolsek Tayan Hulu, Iptu H. Pintor Hutajulu, menyampaikan bahwa kejadian tersebut murni kecelakaan.

“Tidak ada unsur tindak pidana. Ini murni kecelakaan saat korban bermain di tepi sungai. Kami mengimbau orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama di area bertebing dan aliran sungai,” kata Pintor.

Kepolisian bersama pemerintah desa juga akan melakukan edukasi keselamatan lingkungan, termasuk larangan aktivitas anak-anak tanpa pendampingan di area sungai dan tebing tanah rawan longsor. Bhabinkamtibmas dan Unit Binmas dikerahkan untuk sosialisasi lanjutan.

Pihak kepolisian berharap masyarakat lebih waspada setelah insiden ini. “Kewaspadaan bersama penting untuk mencegah kejadian serupa,” ujar Pintor. (Butun)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bangun Generasi Berani Bersuara, Kecamatan Mukok Sosialisasikan Forum Anak

6 Nov 2026 - 09:50 WIB

Bangun Generasi Berani Bersuara, Kecamatan Mukok Sosialisasikan Forum Anak

Kantor BRI Sosok Dilalap Api, Karyawan Berhamburan Keluar

6 Nov 2026 - 06:06 WIB

Kantor BRI Sosok Dilalap Api, Karyawan Berhamburan Keluar

HUT ke-67 Pemuda Pancasila, MPC Sanggau Perkuat Solidaritas Lewat Family Gathering

1 Nov 2026 - 14:16 WIB

HUT ke-67 Pemuda Pancasila, MPC Sanggau Perkuat Solidaritas Lewat Family Gathering

Kembayan Sosialisasikan Forum Anak Daerah, Siapkan Pengurus Baru untuk 2027

30 Okt 2026 - 21:55 WIB

Kembayan Sosialisasikan Forum Anak Daerah, Siapkan Pengurus Baru untuk 2027

Dua Kafe di Sekayam Jadi Sasaran Razia Narkoba

26 Okt 2026 - 09:20 WIB

Dua Kafe di Sekayam Jadi Sasaran Razia Narkoba
Trending di Sanggau