SANGGAU, ZONA Kalbar — Bupati Sanggau Yohanes Ontot meminta Kejuaraan Sepak Bola Darana Tekap Cup ke-13 Tahun 2026 tidak berhenti sebagai ajang perebutan gelar juara. Ia ingin turnamen tersebut menjadi wadah menemukan dan mengembangkan bibit pesepak bola muda yang dapat menjadi andalan Kabupaten Sanggau.
Pesan itu disampaikan Yohanes saat membuka Darana Tekap Cup ke-13 di Stadion GOR Pancasila, Sanggau Permai, Senin, 28 September 2026.
Menurut Yohanes, kompetisi olahraga memiliki peran penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, turnamen sepak bola harus dimanfaatkan untuk menggali potensi generasi muda sekaligus membentuk karakter dan semangat kebersamaan.
“Saya berharap Darana Tekap Cup ke-13 tidak hanya menjadi ajang mencari juara, tetapi juga menjadi wadah untuk menemukan bibit-bibit atlet yang potensial menjadi andalan Kabupaten Sanggau,” kata Yohanes.
Ia menekankan pentingnya sportivitas selama kompetisi berlangsung. Para pemain diminta menghormati keputusan wasit, menghargai lawan, serta menjaga kekompakan tim.
“Menang adalah tujuan dalam pertandingan, tetapi menjaga persaudaraan adalah kemenangan yang lebih besar,” ujarnya.
Yohanes mengatakan semangat kompetisi harus berjalan beriringan dengan nilai persahabatan. Menurut dia, sepak bola tidak hanya berbicara mengenai hasil akhir pertandingan, tetapi juga bagaimana olahraga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarpemain dan masyarakat.
Ia berharap para pemain mampu menunjukkan kemampuan terbaik tanpa mengesampingkan prinsip fair play.
Di sisi lain, Yohanes mengaitkan penyelenggaraan Darana Tekap Cup dengan agenda pembangunan Kabupaten Sanggau. Ia mengatakan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia.
“Termasuk generasi muda yang aktif, berprestasi dan memiliki karakter yang baik. Karena itulah pembangunan di bidang olahraga menjadi bagian penting dalam pembangunan manusia Sanggau,” katanya.
Menurut Yohanes, keberadaan kompetisi seperti Darana Tekap Cup memberikan kesempatan kepada anak-anak muda Sanggau untuk mengembangkan bakat. Ia berharap talenta yang muncul dari kompetisi lokal dapat berkembang hingga mampu berkompetisi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
Yohanes juga menyinggung penundaan pembukaan turnamen akibat kondisi kabut asap yang dipengaruhi kebakaran hutan dan lahan. Ia mengatakan kondisi udara saat ini telah membaik dibandingkan beberapa pekan sebelumnya, meski kabut asap masih ditemukan.
“Kondisi kabut masih ada, tetapi tidak seperti sebulan atau tiga minggu yang lalu,” ujarnya.
Kepada suporter dan masyarakat yang hadir, Yohanes mengajak agar dukungan terhadap tim diberikan secara positif. Ia berharap Darana Tekap Cup ke-13 berlangsung meriah tanpa mengabaikan keamanan, ketertiban, dan sportivitas.
“Jadikan pertandingan ini meriah, aman, tertib dan penuh sportivitas,” kata Yohanes.
(Butun)





