Sanggau, ZONA Kalbar.id — Sebanyak 79 personel Polres Sanggau menerima kenaikan pangkat pada periode 1 Januari 2026. Kenaikan ini tidak semata bersifat administratif, melainkan hasil evaluasi kinerja dan integritas yang dinilai institusi dalam konteks tugas kepolisian yang kian kompleks.
Korp raport kenaikan pangkat digelar di halaman Mapolres Sanggau, Rabu sore, 31 Desember 2025. Upacara berlangsung sederhana, sejalan dengan fokus Polri yang masih terlibat dalam Operasi Kepolisian Terpusat pengamanan Natal dan Tahun Baru hingga awal Januari.
Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono menegaskan bahwa kenaikan pangkat tidak bisa dipahami sebagai hak otomatis akibat lamanya masa dinas. Menurut dia, setiap jenjang kepangkatan membawa konsekuensi langsung pada tanggung jawab, etika, dan kualitas pelayanan kepada publik.
“Kenaikan pangkat adalah amanah. Institusi menilai kinerja, disiplin, dan integritas, bukan hanya waktu pengabdian,” kata Sudarsono.
Ia menekankan bahwa pangkat baru harus dibarengi peningkatan profesionalisme dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika sosial serta tantangan keamanan yang terus berubah. Sudarsono juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan perilaku anggota, baik saat bertugas maupun di luar dinas, karena menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Dari 79 personel yang naik pangkat, tujuh di antaranya naik dari IPTU ke AKP, tiga dari IPDA ke IPTU, delapan belas dari AIPDA ke AIPTU, dan dua puluh tujuh dari BRIPKA ke AIPDA. Selebihnya terdiri atas kenaikan pada jenjang brigadir.
Kenaikan pangkat ini mengikuti mekanisme penilaian berjenjang sebagaimana diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 03 Tahun 2016 tentang Administrasi Kepangkatan Anggota Polri. Regulasi tersebut menegaskan bahwa promosi kepangkatan harus berbasis penilaian objektif, rekam jejak kinerja, serta pemenuhan syarat administrasi dan etika.
Bagi Polres Sanggau, momentum kenaikan pangkat dipandang sebagai bagian dari pembinaan sumber daya manusia. Institusi berharap promosi ini mendorong kompetisi kinerja yang sehat dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Setelah upacara, Kapolres dan jajaran pejabat utama memberikan ucapan selamat kepada personel yang naik pangkat. Namun, pesan yang ditekankan tetap sama: pangkat baru bukan titik akhir, melainkan awal dari tuntutan tanggung jawab yang lebih besar di hadapan masyarakat.
(Butun)








