Sanggau, ZONA Kalbar.id – Sebanyak 286 keluarga di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, menerima Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT KESRA) 2025 yang disalurkan melalui Kantor Pos Meliau, Sabtu, 29 November 2025. Bantuan ini diharapkan menjadi penopang pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjelang pergantian tahun.
Warga mulai mengantre sejak pagi di Kantor Pos Dusun Meliau Hilir. Banyak di antara mereka adalah keluarga dengan tanggungan besar yang terdampak kondisi ekonomi beberapa bulan terakhir. “Bantuan ini sangat membantu. Bisa untuk kebutuhan anak sekolah dan sembako,” kata Maria, salah satu penerima dari Desa Balai Tinggi.
Desa Balai Tinggi menjadi wilayah penerima terbanyak, yakni 184 keluarga. Disusul Desa Bhakti Jaya (57 keluarga), Desa Melobok (27 keluarga), dan Desa Cupang (18 keluarga). Data penerima ini merujuk pada pendataan Kementerian Sosial yang telah diverifikasi oleh tim pendamping kecamatan.
Bagi sebagian warga, bantuan tunai seperti BLT KESRA menjadi satu-satunya intervensi pemerintah yang langsung dirasakan manfaatnya. Sejumlah penerima mengaku program ini memberi ruang napas dalam memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga. “Kalau bisa terus disalurkan, masyarakat pasti merasa sangat terbantu,” ujar Yuli, penerima lainnya.
Untuk memastikan penyaluran berlangsung teratur dan tepat sasaran. Polsek Meliau melakukan pengamanan dan pengawasan di lokasi. Petugas mengatur alur antrean, termasuk memprioritaskan lansia dan penyandang disabilitas agar tidak kelelahan saat menunggu.
Kapolsek Meliau, AKP Supariyanto, menyebut jajarannya berkomitmen menjaga ketertiban penyaluran bantuan sosial. “Kami memastikan warga penerima memperoleh haknya berdasarkan data resmi pemerintah. Fokusnya adalah pelayanan yang aman dan humanis,” ujarnya.
Hingga pendistribusian selesai sekitar pukul 15.00 WIB, suasana tetap kondusif. Tidak muncul keluhan berarti terkait proses verifikasi maupun layanan di tempat pembagian.
Program BLT KESRA menjadi bagian dari upaya pemerintah memperbaiki kesejahteraan rumah tangga rentan. Di Meliau, manfaat program ini tidak hanya meningkatkan daya beli masyarakat, tetapi juga memberikan optimisme bagi warga yang tengah berjuang dalam situasi ekonomi yang menantang. (Butun)








