Sanggau, ZONA Kalbar.id – Kepolisian Resor (Polres) Sanggau menggelar Apel Pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Kapuas 2025 pada Senin (17/2). Kapolres Sanggau, AKBP Suparno Agus Candra Kusumah, membacakan amanat Kapolda Kalimantan Barat dalam apel tersebut, menegaskan pentingnya keselamatan berlalu lintas sebagai cerminan kesadaran masyarakat.
“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Semakin tinggi kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, semakin besar kenyamanan yang tercipta serta semakin banyak nyawa yang dapat diselamatkan,” ujar AKBP Suparno dalam amanatnya.
Berdasarkan data tahun 2024, Kalimantan Barat mencatat 1.181 kasus kecelakaan lalu lintas dengan 423 korban meninggal dunia, 496 mengalami luka berat, dan 169 mengalami luka ringan. Kerugian materiil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp6,7 miliar. “Angka ini bukan sekadar statistik. Di baliknya, ada nyawa yang hilang, keluarga yang berduka, serta harapan yang terhenti di jalanan,” lanjutnya.
Operasi Keselamatan Kapuas 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 17 Februari hingga 2 Maret 2025, dengan melibatkan 765 personel di seluruh jajaran Polda Kalbar. Tujuan utama operasi ini adalah menekan angka kecelakaan serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.
Operasi ini mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif. “Kami akan lebih banyak memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Namun, tindakan tegas tetap akan dilakukan terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan,” tegas AKBP Suparno.
Dalam apel tersebut, Kapolres Sanggau juga menyampaikan sejumlah arahan kepada personel yang bertugas dalam operasi ini. Beberapa poin yang ditekankan antara lain. Melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
Bersikap profesional dan humanis dalam setiap tindakan, dengan menghadirkan sosok polisi lalu lintas yang mengayomi dan menjadi teladan.Membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman. Melakukan edukasi secara masif kepada masyarakat melalui berbagai media, baik sosial, cetak, maupun interaksi langsung di lapangan.Mengutamakan keselamatan dalam bertugas, agar petugas yang menjaga keselamatan tidak justru menjadi korban di jalan raya.
Kapolres Sanggau menutup amanatnya dengan mengajak seluruh personel untuk bekerja dengan dedikasi tinggi. “Saya percaya bahwa dengan kerja keras, sinergi, dan dedikasi yang kita bangun bersama, kita dapat menciptakan lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kalimantan Barat,” pungkasnya. (Butun).
Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:Komitmen Pemkab Sanggau: Suherman Resmikan Gereja Santa Maria Stasi Keladang








