HANI 2026, BNN dan Polda Kalbar Bersatu, Targetnya Berantas Narkoba Sampai Tuntas Anggaran Rp14,8 Miliar, Jalan Nanga Taman–Mahap, Kualitas Konstruksi Diduga Asal Asalan Polisi Turun Tangan, Aktivitas PETI di Sungai Buayan Meliau Kini Berhenti Kabar Penting dari Pontianak, Kejati Kalbar dan Pelindo Resmi Berkolaborasi Lagi Mahasiswa IAIN Pontianak Mulai KKL di Mempawah, Fokus pada Program Pemberdayaan Desa Jalan Menuju SMAN 1 Sungai Ambawang Hancur, Siswa Terpaksa Lewat Jalur Rusak

Sanggau

Polisi Turun Tangan, Aktivitas PETI di Sungai Buayan Meliau Kini Berhenti

badge-check

Polisi Turun Tangan, Aktivitas PETI di Sungai Buayan Meliau Kini Berhenti Perbesar

Sanggau, ZONA Kalbar.id – Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di sepanjang Sungai Buayan, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, dilaporkan mulai berhenti setelah insiden pembakaran sejumlah peralatan tambang oleh warga Desa Pampang Dua beberapa waktu lalu.

Sebagai tindak lanjut atas peristiwa tersebut, Polsek Meliau meningkatkan upaya mitigasi dan pemantauan di lapangan pada Rabu, 22 Juli 2026. Langkah itu dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif sekaligus mencegah munculnya potensi konflik lanjutan.

Kapolsek Meliau Iptu Supar mengatakan kepolisian mengedepankan pendekatan persuasif dengan melibatkan pemerintah desa, tokoh adat, dan tokoh masyarakat dalam mencari penyelesaian atas persoalan tambang ilegal di wilayah tersebut.

Dalam koordinasi yang digelar bersama aparatur Desa Kuala Rosan dan sejumlah tokoh masyarakat, seluruh pihak menyatakan komitmen mendukung penghentian aktivitas PETI di Desa Kuala Rosan maupun kawasan sekitarnya. Kesepakatan itu diharapkan dapat menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan situasi yang aman dan tertib.

Usai pertemuan, personel Polsek Meliau melakukan pengecekan langsung ke sejumlah titik aktivitas PETI di sepanjang Sungai Buayan yang melintasi Desa Pampang Dua dan Desa Kuala Rosan. Dari hasil pemantauan, aktivitas penambangan tidak lagi ditemukan.

Polisi juga mencatat para pemilik peralatan tambang mulai mengangkut perlengkapan mereka secara bertahap meninggalkan lokasi.

Selain melakukan pengawasan di lapangan, Polsek Meliau membangun komunikasi dengan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sanggau, Fransiskus Taufik, yang juga merupakan tokoh masyarakat Desa Pampang Dua.

Fransiskus mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam merespons aspirasi warga terkait penghentian aktivitas PETI. Menurutnya, pendekatan dialog yang dilakukan aparat mampu meredam potensi konflik sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Ia juga menilai sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, tokoh adat, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan pascainsiden pembakaran peralatan tambang ilegal.

Kapolsek Meliau Iptu Supar menegaskan setiap persoalan di masyarakat harus diselesaikan melalui mekanisme hukum dan musyawarah. Menurut dia, kepolisian tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat untuk mencari solusi yang berkeadilan.

“Polsek Meliau berkomitmen menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Kami mengajak masyarakat tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Jika terdapat persoalan di lapangan, segera sampaikan kepada aparat agar dapat ditangani secara profesional, humanis, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Supar.

Ia menambahkan, patroli dan pemantauan akan terus ditingkatkan bersama pemerintah desa dan pemangku kepentingan lainnya guna memastikan aktivitas PETI tidak kembali beroperasi di wilayah hukum Polsek Meliau.

Berdasarkan hasil monitoring terakhir, aktivitas tambang ilegal di lokasi yang dipantau telah berhenti dan proses pengangkutan peralatan tambang oleh pemiliknya masih berlangsung secara bertahap. Kepolisian berharap kondisi tersebut dapat dipertahankan melalui pengawasan berkelanjutan serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tidak lagi melakukan aktivitas penambangan tanpa izin.

(Butun)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Grand Max Hangus Terbakar di Toba Sanggau, Begini Kronologinya

22 Juli 2026 - 06:28 WIB

IMG 20260722 WA0000

HUT ke-141 Tri Dharma Pekong Sanggau Berlangsung Meriah, Gaungkan Semangat Toleransi

20 Juli 2026 - 05:54 WIB

IMG 20260720 WA00041

Pria 56 Tahun di Tayan Hulu Diamankan Polisi dalam Kasus Dugaan Persetubuhan Anak

18 Juli 2026 - 08:29 WIB

IMG 20260718 WA0001

Kabur Saat Hendak Ditangkap Polisi Kembayan, Terduga Pengedar Sabu Tertangkap di Beduai

15 Juli 2026 - 06:19 WIB

IMG 20260715 WA0006

Seorang Wanita di MeliauTenggelam di Sungai Kapuas, Tim Gabungan Masih Mencari

14 Juli 2026 - 09:23 WIB

IMG 20260714 WA0002
Trending di Sanggau