Sanggau, ZONA Kalbar.id – Kecelakaan lalu lintas tunggal menewaskan seorang pengendara sepeda motor di Jalan Lintas Malindo, Dusun Pesing, Desa Engkahan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Selasa dini hari, 30 Juni 2026, sekitar pukul 02.30 WIB. Seorang penumpang yang dibonceng mengalami luka-luka dan menjalani perawatan medis.
Korban meninggal berinisial SB, 21 tahun, warga Dusun Raut Kayan, Desa Raut Muara, Kecamatan Sekayam. Saat kejadian, ia mengendarai sepeda motor Suzuki Satria F150 bernomor polisi KB 4686 OF dengan membonceng DA, 20 tahun, yang juga berasal dari dusun yang sama.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, sepeda motor melaju dari arah Dusun Engkahan menuju Dusun Raut Muara. Setelah melewati tikungan di Dusun Pesing, pengendara diduga kehilangan konsentrasi sehingga kendaraan keluar dari jalur dan menghantam pembatas jalan.
Benturan keras menyebabkan SB mengalami cedera berat di bagian kepala. Korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Balai Karangan, namun dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan di kepala. Sementara itu, DA mengalami luka lecet pada wajah sebelah kiri, luka jahit di bawah bibir, serta luka lecet pada tangan kiri. Kondisinya dilaporkan sadar setelah mendapat penanganan medis.
Petugas piket Polsek Sekayam yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian. Polisi mengamankan tempat kejadian perkara, mengatur arus lalu lintas, mendata korban dan saksi, serta mengamankan sepeda motor sebagai barang bukti.
Selain melakukan olah tempat kejadian perkara, polisi juga mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan penyebab kecelakaan. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan kecelakaan diduga dipicu berkurangnya konsentrasi pengendara saat melintasi ruas jalan setelah tikungan. Kondisi jalan yang minim penerangan pada dini hari juga diduga menjadi faktor yang meningkatkan risiko kecelakaan.
Kapolsek Sekayam AKP Dr. Sutikno mengatakan seluruh prosedur penanganan kecelakaan telah dilakukan, mulai dari pengamanan lokasi hingga pengumpulan barang bukti dan keterangan saksi.
“Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga konsentrasi saat berkendara, terutama ketika melintasi jalan bertikungan dan minim penerangan,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat tidak memaksakan diri berkendara saat lelah atau mengantuk serta selalu mematuhi aturan lalu lintas, mengurangi kecepatan di tikungan, dan menggunakan perlengkapan keselamatan untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Menurut Sutikno, Polsek Sekayam akan terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya budaya tertib berlalu lintas sebagai upaya menekan angka kecelakaan di wilayah tersebut.
(Butun)

