Sanggau, ZONA Kalbar.id – Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sanggau terus mengupayakan perbaikan infrastruktur jalan meskipun menghadapi keterbatasan fiskal. Salah satu ruas yang menjadi perhatian adalah Jalan Sejuah–Noyan, yang merupakan bagian dari jalan poros Kembayan–Noyan dengan panjang total 36,16 kilometer.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sanggau, Aris Sudarsono, mengatakan penanganan ruas ini telah dimulai sejak 2020 dan terus dilakukan secara bertahap setiap tahunnya.
“Pada 2020 kami mulai pengerjaan di Dusun Telogah dengan nilai kontrak sebesar Rp993 juta. Lalu dilanjutkan pada 2021 dengan LPA-C senilai Rp196 juta di lokasi yang sama,” kata Aris, Jumat, 18 Juli 2025.
Pada 2022, ruas jalan tersebut ditangani dengan pelapisan aspal senilai Rp1,76 miliar. Sementara pada 2023, penanganan bergeser ke Dusun Noyan, Desa Noyan, dengan nilai kontrak sebesar Rp498 juta.
Tahun berikutnya, fokus pengerjaan dilakukan di Desa Sejuah berupa pengaspalan dan LPA-A dengan nilai anggaran yang melonjak signifikan hingga Rp12,2 miliar. Selain itu, penanganan longsor di Desa Idas juga dilakukan melalui skema swakelola dengan pagu anggaran Rp300 juta.
“Tahun ini kami menangani pembangunan gorong-gorong di Dusun Terusan, juga melalui swakelola, dengan anggaran sekitar Rp50 juta,” ujar Aris.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Perubahan tahun ini, telah direncanakan tambahan penanganan jalan dengan pagu anggaran sebesar Rp1 miliar. “Artinya, sejak 2020 tidak ada jeda tahun dalam penanganan ruas ini,” tegas Aris.
Ia menambahkan bahwa untuk 2026, Pemkab Sanggau telah mengusulkan perbaikan lanjutan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (Butun)
Baca Juga: Jaringan Telur Penyu Antarnegara Terkuak, Pemasok Utama Ditangkap di Singkawang









1 Komentar