Headline News

Pengamat Hukum Desak Audit Kerusakan CT Scan RSUD Sanggau Usai Dipindahkan

badge-check

Pengamat Hukum Desak Audit Kerusakan CT Scan RSUD Sanggau Usai Dipindahkan Perbesar

SANGGAU, ZONA Kalbar – Kerusakan alat Computed Tomography Scan (CT Scan) milik RSUD M.Th. Djaman Sanggau setelah dipindahkan dari gedung lama menjadi sorotan. Persoalan ini memunculkan pertanyaan mengenai prosedur pemindahan, pengelolaan aset daerah, hingga dampaknya terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.

Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik Kalimantan Barat, Dr. Herman Hofi Munawar, mendorong pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan penyebab kerusakan alat medis tersebut. Menurut dia, penanganan persoalan tidak cukup hanya dengan memperbaiki perangkat, tetapi juga perlu menelusuri proses pemindahan dan pihak-pihak yang bertanggung jawab.

“Apabila ditemukan indikasi kelalaian yang menyebabkan kerugian terhadap aset pemerintah daerah, pihak terkait perlu dimintai pertanggungjawaban berdasarkan hasil pemeriksaan dan ketentuan hukum yang berlaku. Namun, penyebab kerusakan tidak boleh disimpulkan sebelum tersedia bukti teknis yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Herman, Senin, 19 Oktober 2026.

Herman menilai, pemeriksaan perlu mencakup kronologi pemindahan, kondisi CT Scan sebelum dan sesudah relokasi, kompetensi pihak yang menangani pemindahan, serta dokumen pemeriksaan teknis. Audit dan pemeriksaan teknis independen dapat dilakukan untuk memastikan apakah proses pemindahan telah memenuhi prosedur dan standar yang dipersyaratkan.

Hasil pemeriksaan tersebut penting untuk membedakan kerusakan akibat faktor teknis, kesalahan prosedur, maupun kemungkinan kelalaian. Jika ditemukan pelanggaran, tindak lanjut harus dilakukan berdasarkan bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.

Selain persoalan aset, gangguan fungsi CT Scan juga menyangkut hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Pemerintah daerah dan manajemen RSUD M.Th. Djaman Sanggau perlu memastikan pasien yang membutuhkan pemeriksaan tersebut tetap mendapatkan layanan melalui mekanisme rujukan yang jelas selama alat belum dapat digunakan.

Kepastian mengenai proses perbaikan, perkiraan waktu pemulihan, serta alternatif pelayanan bagi pasien juga diperlukan. Tanpa informasi yang terbuka, masyarakat berisiko menghadapi ketidakpastian ketika membutuhkan pemeriksaan medis yang tidak dapat ditunda.

Transparansi manajemen rumah sakit menjadi penting agar persoalan ini tidak berkembang menjadi spekulasi. Masyarakat berhak mengetahui kondisi terkini peralatan medis milik pemerintah, penyebab kerusakannya berdasarkan hasil pemeriksaan, serta langkah yang ditempuh untuk memulihkan pelayanan.

Hingga berita ini disusun, penyebab pasti kerusakan CT Scan RSUD M.Th. Djaman Sanggau belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia. Keterangan resmi dari manajemen rumah sakit mengenai kronologi pemindahan, hasil pemeriksaan teknis, dan rencana pemulihan layanan masih diperlukan.

(Butun)

Penulis

  • ZONA Kalbar.id

    Zona Kalbar.id adalah media online yang menyajikan berita terkini dan terpercaya, segala informasi terkomfirmasi dengan jelas dan lugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Melawan Saat Ditangkap, Polisi Tembak Betis Terduga Pelaku Pencurian di Sekayam

16 Okt 2026 - 04:42 WIB

Melawan Saat Ditangkap, Polisi Tembak Betis Terduga Pelaku Pencurian di Sekayam

Operasi Imigrasi Sanggau di Area PT KAN, 11 WNA Tiongkok Akhirnya Dideportasi

15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Operasi Imigrasi Sanggau di Area PT KAN, 11 WNA Tiongkok Akhirnya Dideportasi

Polres Sintang Raih Peringkat Ketiga Penindakan Knalpot Tidak Standar di Kalbar

15 Okt 2026 - 13:02 WIB

Polres Sintang Raih Peringkat Ketiga Penindakan Knalpot Tidak Standar di Kalbar

Longsor Maut di Bengkayang, 3 Nyawa Melayang di Lokasi PETI

13 Okt 2026 - 13:59 WIB

Longsor Maut di Bengkayang, 3 Nyawa Melayang di Lokasi PETI

Korem 121/Abw Gagalkan Penyelundupan 5,269 Kg Sabu di Perbatasan Kalbar-Malaysia

12 Okt 2026 - 14:29 WIB

Korem 121/Abw Gagalkan Penyelundupan 5,269 Kg Sabu di Perbatasan Kalbar-Malaysia
Trending di Headline News